Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kelebihan Beban Jadi Penyebab Lift Tewaskan 4 Pekerja di Malang

Jatuhnya lift yang menewaskan 4 pekerja di proyek RSI Unisma Malang diduga karena kelebihan beban muatan.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 09 September 2020  |  16:28 WIB
Anggota Polresta Malang Kota tengah melakukan olah TKP di proyek RSI Unisma. Istimewa
Anggota Polresta Malang Kota tengah melakukan olah TKP di proyek RSI Unisma. Istimewa

Bisnis.com, MALANG - Jatuhnya lift yang menewaskan 4 pekerja di proyek RSI Unisma Malang diduga karena kelebihan beban muatan.

Dugaan sementara kasus lift putus di proyek Rumah Sakit Islam (RSI) Universitas Islam Malang(Unisma) karena kelalaian pekerja, karena terjadi kelebihan beban muatan.

Namun Polresta Malang Kota terus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja yang mengakibatkan 4 orang tewas pada Selasa (8/9/2020).

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan peristiwa itu terjadi ketika para pekerja ingin kembali melanjutkan pekerjaannya di lantai empat dengan menumpang lift rakitan, namun kemudian terjatuh dari ketinggian 20 meter.

Dalam insiden kecelakaan tersebut, diduga karena adanya kelalaian dari para pekerja karena ada indikasi menyalahgunakan lift rakitan muatan barang tersebut untuk muatan orang.

"Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) disimpulkan sementara karena lalai dari pekerja,” katanya kepada wartawan di Malang, Rabu (9/9/2020).

Menurut dia, liftu dinaiki oleh 10 orang pekerja. Padahal kapasitas hanya 5 orang serta digunakan untuk barang.

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam pemeriksaan kepolisian. Polresta Malang Kota telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.

"Sudah kami periksa lima saksi. Satu orang dari kakak korban dan empat lainnya dari pekerja bangunan lainnya," ucapnya.

Karena adanya penumpang yang berlebih tersebut, kata dia, menyebabkan tali sling lift rakitan tersebut putus dan menewaskan 4 orang pekerja bangunan.

Hingga saat ini kepolisian terus mendalami kejadian tersebut dengan menambah jumlah saksi. Tidak menutup kemungkinan pihak rekanan dan yayasan akan dipanggil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

proyek malang kecelakaan kerja
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top