Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Tambahan 15 Orang Positif Covid-19 di Kota Malang

Karyawan salah satu bank BUMN yang terpapar Covid-19 itu sebanyak 7 orang, seorang meninggal saat masih berstatus PDP.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  20:54 WIB
Penumpang kereta api antre untuk memasuki bilik sterilisasi di pintu keluar Stasiun Kotabaru, Malang, Jawa Timur, Senin (6/7/2020). Hingga bulan Juli 2020, PT KAI Daops 8 Surabaya telah mengoperasikan tujuh kereta api jarak jauh-menengah dengan mewajibkan penumpang mengikuti protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. - Antara/Ari Bowo Sucipto
Penumpang kereta api antre untuk memasuki bilik sterilisasi di pintu keluar Stasiun Kotabaru, Malang, Jawa Timur, Senin (6/7/2020). Hingga bulan Juli 2020, PT KAI Daops 8 Surabaya telah mengoperasikan tujuh kereta api jarak jauh-menengah dengan mewajibkan penumpang mengikuti protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. - Antara/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, MALANG — Tambahan positif Covid-19 di Kota Malang sebanyak 15 orang sehingga kumulatif sebanyak 305 orang, sementara itu ada 7 karyawan salah satu bank BUMN dinyatakan terkonfirmasi positif.

Kepala Bagian Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan dari tambahan kasus positif Covid itu, yakni satu warga kecamatan Blimbing (P/37), lima warga Kec. Lowokwaru (L/31), enam warga Kec. Kedungkandang (P/33), dan empat warga Kec. Klojen (P/10)

“Sedangkan 1 pasien positif dari Lowokwaru dimigrasikan ke data Kabupaten Malang,” katanya.

Dari 305 orang positif Covid-19 itu, meninggal 24 orang (bertambah 1), sembuh 78 orang (bertambah 7), dan dirawat 203 orang (bertambah 7).

Sedangkan jumlah ODR 3.237 orang, OTG 881 orang (bertambah 24), ODP 1.017 orang (bertambah 7), dengan rincian 51 orang dipantau (bertambah 7), 964 selesai dipantau, dan 2 orang meninggal.

PDP total 440 pasien (bertambah 11), PDP meninggal 40 pasien, PDP sehat (selesai pengawasan) 208 pasien, dan PDP perawatan 192 orang (bertambah 11 orang).

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan karyawan salah satu bank BUMN yang terpapar Covid-19 itu sebanyak 7 orang, seorang meninggal saat masih berstatus PDP. Informasi itu diketahui setelah Pemkot Malang mengecek data ke Pemprov Jatim.

“Jadi kalau disebut 30 orang, gak benar,” ucapnya.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengatakan OJK telah mengimbau kepada industri jasa keuangan (IJK) terkait dengan pentingnya menerapkan protokol Covid-19. Dalam pelaksanaan, tentu IJK telah menyusun protokol sendiri terkait dengan protokol Covid-19.

“Bank yang karyawannya ada yang positif Covid itu sudah menyampaikan langkah-langkah dengan melakukan relokasi sementara untuk meminimalisasi risiko penyebaran Covid,” katanya.

Meski begitu dia meminta IJK terus meningkatkan kewaspadaan terkait persebaran Covid dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, di sisi lain masyarakat selaku konsumen juga dituntut disiplin menjalankan protokol tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Azka Subhan Aminurridho mengatakan pihaknya sudah mengirim imbauan kepada seluruh perbankan di wilayah kerja BI Malang untuk melaksanakan protokol kesehatan.

Tentu saja perbankan sudah mempunyai protokol kesehatan dari kantor pusat. Yang jelas, protokol itu penting untuk menerapkan aspek keamanan hingga keselamatan kerja mulai dari karyawan hingga masyarakat yang bersinggungan.

“Melakukan physical distancing sampai menyemprot disinfektan di setiap bank. Intinya, ada upaya pencegahan Covid-19,” ucapnya.(K24

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim kota malang
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top