Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lumpur Akibat Banjir di Ranupani Lumajang Dibersihkan

Akibat banjir tersebut jalan utama desa tertutup oleh genangan lumpur yang menghambat transportasi.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 07 April 2020  |  13:00 WIB
Pembersihan lumpur akibat banjir di Ranupani, Lumajang. - IG TN Bromo Tengger Semeru
Pembersihan lumpur akibat banjir di Ranupani, Lumajang. - IG TN Bromo Tengger Semeru

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kabupaten Lumajang mengirimkan alat berat guna membersihkan lumpur yang terbawa banjir di Desa Ranupani, Selasa (7/4/2020).

Akun Resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menuliskan banjir yang membawa lumpur terjadi di Desa Ranupani, Senin (6/4/2020) sore.

"Akibat banjir tersebut jalan utama desa tertutup oleh genangan lumpur yang menghambat transportasi sehingga memerlukan alat berat untuk membersihkannya," tulisnya.

Selanjutnya, pada Selasa pagi 7 April 2020, Dinas PUPR Lumajang mengirimkan alat berat untuk membantu pengerukan lumpur di Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang.

Ranupani merupakan desa yang berada di ketinggian 2.100 meter, tertinggi di pulau Jawa dan desa terakhir sebelum mencapai Semeru. Pendaki biasa menjadikan desa ini pos terakhir sebelum pendakian ke Mahameru.

Di desa yang masuk kecamatan Senduro ini juga terdapat danau vulkanik Ranupani, salah satu destinasi favorit pendaki. Namun demikian, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru masih menutup kawasan di bawah pengelolaannya sampai jangka waktu belum ditentukan. Penutupan dilakukan terkait kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa timur Gunung Semeru
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top