Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bupati Mojokerto Diperiksa KPK Perihal Pencucian Uang

Pemeriksaan sama dengan yang pertama, ini menegaskan saja. Terkait TPPU Pak MKP, kata Pungkasiadi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  21:39 WIB
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolresta Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (29/1/2019). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian pemeriksaan pejabat maupun pihak swasta secara maraton selama 10 hari, terkait kasus tindak pidana pencucian uang yang menjerat mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa. - Antara/Syaiful Arif
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolresta Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (29/1/2019). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian pemeriksaan pejabat maupun pihak swasta secara maraton selama 10 hari, terkait kasus tindak pidana pencucian uang yang menjerat mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa. - Antara/Syaiful Arif

Bisnis.com, MOJOKERTO - Bupati Mojokerto Pungkasiadi pada Rabu (29/1/2020) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Mustofa Kamal Pasa (MKP) selaku mantan Bupati Mojokerto.

Bupati Pungkasiadi datang di Mapolres Mojokerto Kota dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam dan langsung naik di lantai dua Gedung Wira Pratama.

"Pemeriksaan sama dengan yang pertama, ini menegaskan saja. Terkait TPPU Pak MKP," kata Pungkasiadi usai pemeriksaan.

Ia mengemukakan, penyidik KPK memberikan sekitar 20 pertanyaan dengan materi TPPU saat MKP menjabat bupati periode pertama Tahun 2010-2015.

"Itu kan pada periode pertama Pak MKP. Banyak yang saya tidak tahu," kata Pungkasiadi.

Mustofa Kamal Pasa atau yang akrab disapa MKP, terpilih menjadi Bupati Mojokerto pada tahun 2010. MKP kemudian terpilih kembali menjadi Bupati Mojokerto berpasangan dengan Pungkasiadi sebagai wakil bupati Mojokerto pada tahun 2015.

Namun, pada periode kedua kepemimpinannya sebagai kepala daerah, MKP tidak bisa menuntaskan tugasnya sebagai Bupati Mojokerto karena harus berurusan dengan KPK.

MKP divonis 8 tahun penjara dalam perkara suap perizinan menara telekomunikasi di Mojokerto, pada 21 Januari 2019.

Selain menyandang status terpidana dalam kasus suap, MKP juga ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam sebuah kasus suap proyek jalan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK mojokerto jawa timur

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top