Pemkot Surabaya Tambah 3 Papan Informasi Cuaca Tahun Ini

WID ini diperuntukkan untuk nelayan sebelum melaut agar bisa terinfomasi, sehingga sebelum melaut mereka bisa memprediksi keadaan cuaca.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  01:39 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tahun ini menambah 3 videotron Weather Information Display (WID) tambahan guna membantu nelayan memantau cuaca sebelum berangkat melaut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan dengan menambah 3 WID maka jumlah WID untuk nelayan di Surabaya sebanyak 6 WID.

"WID ini diperuntukkan untuk nelayan sebelum melaut agar bisa terinfomasi, sehingga sebelum melaut mereka bisa memprediksi keadaan cuaca,” katanya dalam rilis, Rabu (8/1/2020).

Adapun pada 2019, WID telah terpasang di Sentra Ikan Romokalisari tepatnya di Jl. Romokalisari I, Titik Kumpul Nelayan Tambak Wedi di Jl. Tambak Wedi, Kenjeran dan Titik Kumpul Nelayan Kalisari Jl. Kalisari - Mulyorejo.

"Jadi 6 WID itu terpasang di beberapa titik pesisir Kota Surabaya," katanya.

Sedangkan pada 2018, Pemkot Surabaya juga telah memasang WID di tengah kota di antaranya di Taman Suroboyo - Kedungcowek, Masjid Al Mabrur di Nambangan - Kedungcowek, dan Tambat Labuh Sontoh di Asemrowo.

Irvan menjelaskan, data yang ditampilkan pada WID itu didapatkan dari BMKG Maritim Tanjung Perak. Data tersebut merupakan data realtime yang diupdate setiap harinya dan berisi beberapa informasi mulai dari suhu, kelembapan udara, cuaca, kecepatan dan arah angin, tinggi gelombang hingga jarak pandang.

“Ini semua terhubung ke SIUTS (Surabaya Integrated Urban Transport System) Joyoboyo, dan ke depan kita akan bekerja sama dengan BMKG untuk bisa terkoneksi dengan Early Warning System bila ada tsunami atau cuaca buruk lainnya, jadi kita sedang berkoordinasi untuk mengajukan,” imbuhnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga mengimbau agar para nelayan pesisir memperhatikan WID yang sudah dipasang sebelum pergi melaut demi keselamatan terutama ketika cuaca ekstrem.

"Prediksi BMKG, cuaca dalam seminggu ke depan tidak bagus. Jadi kalau cuaca kondisi buruk, tolong jangan dipaksakan untuk melaut,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup