Sinergi BUMN Garap Tug Boat Pesanan Pelindo I

PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) dan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) garap kapal Rp135,8 miliar.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 23 April 2019  |  15:12 WIB
Sinergi BUMN Garap Tug Boat Pesanan Pelindo I
Dari kanan ke kiri, Direktur Utama DPS Bambang Soendjaswono, Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana, dan Direktur Utama IKI Edy Widarto melihat pemotongan besi atau first cutting tug boat pesanan Pelindo I di Surabaya, Selasa (23/4/2019). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA – PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) bekerja sama dengan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) mulai menggarap proyek kapal Tug Boat (kapal tunda) pesanan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I yang ditargetkan rampung pada 2020.

Direktur Utama DPS Bambang Soendjaswono mengatakan proyek 2 unit kapal senilai Rp135,8 miliar ini ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk mencapai target nilai kontrak 2019 yakni sebesar Rp400 miliar.

“Sedangkan pendapatannya kami targetkan bisa mencapai Rp500 miliar, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp200 miliar. Ini karena ada carry over yang kita kontrak tahun lalu dan dikerjakan tahun ini,” jelasnya seusai seremoni First Cutting Kapal Tug Boat pesanan Pelindo I, Selasa (23/4/2019).

Dia mengatakan proyek kapal tug yang dikerjakan bersama dengan IKI merupakan bagian dari sinergi BUMN untuk mendorong industri galangan dalam negeri bisa tumbuh bersama dan berdaya saing.

“Nanti kami juga dapat order lagi tapi belum bisa saya sebutkan, ada dari Pelindo lain, ada swasta. Selain memproduksi kapal, kita juga ada layanan pemeliharaan kapal untuk BUMN pelayaran seperti Pelni dan ASDP,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama IKI, Edy Widarto mengatakan dalam kerja sama operasional (KSO) dengan DPS ini, nantinya dua unit kapal tunda ini digarap bersama-sama di rumah produksi DPS.

“Proses pengerjaan kapal ini bisa dilakukan berdua, nanti akan ada tim project manajemen yang akan mengurusi pembuatan kapal, termasuk pekerja sub kontraktor juga dari Surabaya,” ujarnya.

Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana menambahkan pemesanan tug boat kepada DPS dan IKI ini merupakan bagian dari program Kementerian BUMN dalam mensinergikan perusahaan galangan BUMN.

“Tahun ini kita akan lebih fokus mengimplementasikan sinergi BUMN artinya pemesanan tug boat ke galangan lokal, baik BUMN maupun swasta harus menjadi prioritas agar industri-industri galangan dan komponennya bisa sama-sama tumbuh,” ujarnya.

Bambang menambahkan, nantinya kapal tunda yang dipesan dari DPS ini akan dioperasikan di Dumai. Menurutnya, Dumai, dan wilayah lain seperti Kuala Tanjung, Belawan dan Batam memiliki mobilitas kapal yang tinggi sehingga membutuhkan tambahan tug boat.

Adapun 2 unit kapal tunda ini memiliki kapasitas 1.800 HP. Kapal ini memiliki panjang 30,00 meter, lebar 11,6 meter, dan tinggi 5,10 meter.

Pembangunan kapal berkecepatan 12,00 knot ini direncanakan akan memakan waktu 17 bulan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelindo i, perkapalan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup