Risma Bangga atas Partisipasi Anak Muda

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku bangga terhadap anak-anak muda Surabaya yang mau berpartisipasi dalam pesta demokrasi kali ini.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 17 April 2019  |  14:55 WIB
Risma Bangga atas Partisipasi Anak Muda
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melakukan proses pemungutan suara pemilu 2019 di TPS 001 Jajar Tunggal Wiyung Surabaya, Rabu (17/4 - 2019).

Bisnis.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku bangga terhadap anak-anak muda Surabaya yang mau berpartisipasi dalam pesta demokrasi kali ini.

"Saya bersyukur anak-anak muda di sini aktif untuk berperan serta di pesta demokrasi ini," katanya seusai mencoblos di TPS 001 Jajar Tunggal Wiyung, Rabu (17/4/2019).

Menurut Risma, jika ada yang golput terutama kalangan muda, hal itu karena orang tersebut merasa bingung.

Namun, lanjutnya, setiap orang harus bisa memutuskan siapa yang akan dipilih karena setiap pilihan pasti ada baik dan buruknya.

"Golput itu orang bingung, tapi kita harus bisa memutuskan, pasti ada yang jelek, ada yang baik, tapi pasti ada yang lebih baik," katanya.

Dari pantauan Bisnis di TPS 001 Jajar Tunggal Wiyung, memang tampak banyak anak muda yang sudah berkumpul dan datang satu per satu di TPS untuk menunaikan haknya dalam memberikan suara dalam pemilu 2019.

Sejak pukul 07.15, Risma sudah sudah berada di lokasi pemungutan suara bersama dengan suami Djoko Saptoadji dan anak bungsunya Tantri Gunarni Saptoadji.

Mereka sempat saling menyapa warga yang berdatangan di TPS tersebut.

Dengan mengenakan batik, Risma sempat menunggu cukup lama karena petugas TPS masih harus menyiapkan surat suara yang cukup banyak mengingat pilpres kali ini langsung berbarengan dengan pemilihan DPRD kota/kabupaten, DPD, dan DPR RI.

Tepat pukul 7.55 WIB Risma mulai memasuki bilik pemungutan suara dan rampung dalam waktu sekitar 5 menitan.

Risma mengakui, dalam proses pemungutan suara tersebut cukup rumit karena kertas suara yang berukuran besar serta banyak pilihan.

Namun, tidak menjadi soal karena proses mencoblos Risma berlangsung hanya sekitar 5 menitan.

"Agak ribet juga, kertas besar, pilihannya banyak. Tadi saya cepet, kan sudah tau siapa yang mau dipilih, lalu melipat kembali kertas juha cepet karena sudah ada bekas lipatannya," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
walikota surabaya tri rismaharini, quick count pilpres 2019

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup