SMPV, ITS Sediakan 610 Kursi dari Jalur Diploma

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyediakan 610 kursi dari jalur diploma melalui Seleksi Masuk Program Vokasi (SMPV) yang digelar 6 Juni mendatang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Mei 2018  |  12:24 WIB
SMPV, ITS Sediakan 610 Kursi dari Jalur Diploma
Ilustrasi pendidikan vokasi. - Istimewa

Bisnis.com, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyediakan 610 kursi dari jalur diploma melalui Seleksi Masuk Program Vokasi (SMPV) yang digelar 6 Juni mendatang.

Dekan Fakultas Vokasi ITS, Profesor M Sigit Darmawan di Surabaya, Sabtu mengatakan proses pendaftaran dan seleksi program diploma kali ini sedikit berbeda dari tahun lalu. Tahun ini seleksi dilakukan serentak untuk program D3 dan D4.

"Seleksi ini dibagi menjadi dua kelompok dengan daya tampung yang berbeda. Kelompok satu daya tampungnya 424 orang, sedangkan kelompok dua 186 orang. Kemungkinan tahun ini peminat terbesar masih Departemen Teknik Infrastruktur Sipil," kata Sigit, Sabtu (19/5/2018).

Sigit menjelaskan pilihan program studi pada SMPV-ITS 2018 terdiri dari satu program sarjana terapan (D4) dan delapan program diploma tiga (D3).

Secara rinci, Sigit menyebutkan program studi D4 meliputi Teknik Infrastruktur Sipil. Sedangkan program D3 terdiri dari Teknik Mesin Industri, Teknik Mesin Industri Kerja Sama Disnaker, Teknik Elektro Otomasi, Teknik Elektro Otomasi Kerja Sama Disnaker, Teknik Kimia Industri, Teknik Instrumentasi dan Statistika Bisnis.

"Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online (daring)di smits.its.ac.id," ujarnya.

Selain itu, setiap calon peserta dapat memilih sebanyak-banyaknya tiga program studi. Pilihan tersebut bisa berupa kombinasi satu program D4 dan dua program D3, atau ketiganya program D3.

"Jika ingin memilih Departemen Teknik Kimia Industri dan Teknik Elektro Otomasi tidak boleh buta warna," tuturnya.

Ditanya tentang isu adanya keharusan D3 melanjutkan ke D4, Sigit menjelaskan mahasiswa diploma tidak diwajibkan meneruskan pendidikan ke jenjang sarjana terapan, melainkan hanya disarankan.

Menurutnya, hal itu lebih baik untuk memperdalam rumpun ilmu dan keahlian.

"Jika melanjutkan ke jenjang sarjana, dibutuhkan waktu lebih lama untuk matrikulasi atau penyetaraan mata kuliah. Ini hanya saran saja. Dan, kalau ingin melanjut sarjana tidak masalah," ucapnya.

Sigit menerangkan Fakultas Vokasi ITS saat ini sedang berupaya membuka program studi D4 untuk setiap jurusan. Saat ini proses pembukaan prodi baru itu dalam proses pengiriman proposal pada bidang akademik ITS.

"Target kami, tahun 2019 program D4 sudah ada untuk semua jurusan," tambah Sigit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
its, vokasi

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup