Jamu Iboe Tambah Outlet di RS Sidoarjo

Oleh: Peni Widarti 01 Oktober 2018 | 19:34 WIB

Bisnis.com, SURABAYA – Perusahaan jamu PT Jamu Iboe Jaya menambah outlet penjualan minuman kesehatan dan jamu di rumah sakit untuk ketiga kalinya guna memperbesar pangsa pasar di Jawa Timur.

Product Group Manager Jamu Iboe Jaya, Perry Angglishartono mengatakan sebelumnya Jamu Iboe sudah mendirikan outlet Herbal Bar di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dan RSUD Saiful Anwar Malang.

"Kali ini kita bikin Herbal Bar di RSUD Sidoarjo sebagai bagian dari upaya mendorong gaya hidup untuk meminum jamu," katanya kepada wartawan di Surabaya, Senin (1/10/2018).

Dia mengatakan Jamu Iboe akan fokus menyasar tempat-tempat yang ramai pengunjung seperti rumah sakit, mal dan kantin kampus-kampus. Apalagi, Jamu Iboe punya produk minuman kesehatan yang lebih kekinian dan beragam rasa dan khasiatnya.

"Ini juga bagian dari regenerasi, di mana jamu itu sempat ditinggalkan orang zaman sekarang karena dianggap kuno. Kami ingin membentuk gaya hidup minum jamu seperti halnya orang mau pergi ngopi," jelasnya.

Dia mengatakan saat ini Jamu Iboe telah memiliki 30 outlet yang tersebar di beberapa daerah, seperti Surabaya, Bali, Medan, Jakarta, dan Malang.

Kebanyakan outlet Jamu Iboe ada di dalam mal seperti Pakuwon Mal, Tunjungan Plaza, Hi-Tech Mall, PGS, ITC, Maspion Square dan City of Tomorrow.

"Kalau kontribusi penjualan dari rumah sakit masih sangat kecil sekali, tidak sampai 10%. Paling banyak ya di mal," imbuhnya.

Perry menambahkan, dalam waktu dekat Jamu Iboe akan membua outlet lagi di kawasan kampus. Saat ini yang sudah ada yakni di Ubaya.

Dia mengupdate, penjualan Jamu Iboe hingga September tahun ini mengalami pertumbuhan 5% berdasarkan volume. Sedangkan secara value, penjualan perseroran tumbuh 12% dibandingkan tahun lalu. Sebanyak 90% penjualan dikontribusi Pulau Jawa, yakni sekitar 75% dari Jawa Timur.

"Melalui upaya-upaya penambahan Herbal Bar, dan juga produk baru seperti jamu bersalin kapsul, kunyit asam dan minuman kesehatan kulit manggis rosela, maka tahun ini kami targetkan penjualan bisa tumbuh 10%," imbuhnya.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya