Bulog Jatim Luncurkan Program Stabilisasi Harga Beras Medium

Oleh: Peni Widarti 04 September 2018 | 15:24 WIB
Bulog Jatim Luncurkan Program Stabilisasi Harga Beras Medium
Beras Bulog./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, SIDOARJO – Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur meluncurkan program kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium guna menjaga pasokan dan mengintervensi harga di pasar.

Muhammad Hasyim, Kadivre Bulog Jatim, mengatakan peluncuran kegiatan ini dilakukan serentak oleh Divre Bulog di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Sesuai dengan keputusan Rakonas 27 Agustus 2018 dan Surat Kemendag 31 Agustus 2018, agar menjaga harga beras tetap stabil yakni di bawah harag eceran tertinggi (HET), maka Bulog mendapatkan tugas untuk melakukan intervensi pasar secara masif ,” katanya saat peluncuran program KPSH, Selasa (4/9/2018).

Dia menjelaskan dalam kegiatan KPSH di Jatim, pihaknya melakukan sejumlah langkah yakkni melalui kegiatan Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah  (OP CBP), dan percepatan penyaluran Bansos Rastra serta penjualan komoditi komersial Bulog lainnya seperti gula, terigu, dan minyak goreng.

“Diharapkan dengan program ini, kebutuhan pangan pokok khususnya beras tetap tersedia dalam jumlah dan kualitas yang baik,” imbuhnya.

Hasyim menambahkan dalam pelaksanaan KPSH ini, Bulog juga melibatkan sejumlah pihak dalam pedistribusian seperti Rumah Pangan Kita (RPK), Mitra Bulog dan Kanvasing oleh Bulog dengan prioritas di 25 pasar pantauan BPS  di seluruh kota/kabupaten di Jatim.

“Kami juga melibatkan Pemprov Jatim, Perwakilan Bank Indonesia atau selaku  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan Satgas Pangan Jatim yang akan melakukan pengawasan, monitoring, pengendalian dan pengamanan terhadap pihak-pihak yang menjalankan operasi pasar,” imbuhnya.

Adapun sejak Januari 2018 sampai saat ini, Bulog Jatim telah menggelontorkan cadangan beras pemerintah mencapai 76.745 ton. Serta saat ini telah melepas 5 armada kanvasing di pasar area Surabaya dan Sidoarjo melalui Sub Divre Surabaya Utara.

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya