Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ngawi Perluas Lahan Pertanian Berkelanjutan

Total luas lahan PRLB di Ngawi saat ini mencapai 12.833 hektare atau 25,11 persen dari total luas baku sawah di Kabupaten Ngawi.
Seorang petani sedang menabur pupuk./Getty  Image
Seorang petani sedang menabur pupuk./Getty Image

Bisnis.com, NGAWI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur, memperluas lahan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) di wilayahnya sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ngawi, Supardi mengatakan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan merupakan sistem pertanian yang mengelola seluruh sumber daya pertanian dan input usaha tani secara bijak, berbasis inovasi teknologi untuk mencapai peningkatan produktivitas berkelanjutan, menguntungkan secara ekonomi dan berisiko rendah atau tidak merusak fungsi lingkungan.

"Untuk progres program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Ngawi pada tahun 2023 telah mencapai seluas 8.941 hektare," ujar Supardi di Ngawi, Kamis (6/6/2024).

Kemudian, pada Mei tahun 2024 ada penambahan lahan seluas 3.892 hektare, dan total luas lahan PRLB di Ngawi saat ini mencapai 12.833 hektare atau 25,11 persen dari total luas baku sawah di Kabupaten Ngawi.

"Luasan tersebut akan terus bertambah seiring dengan pengembangan inovasi program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan yang dilakukan," katanya.

Supardi menambahkan sejumlah langkah dan inovasi terus dilakukan untuk mendorong dan memperluas pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Ngawi.

Di antaranya electricity for farming yang bekerja sama dengan PLN, mandiri benih In-situ di Ngawi agar benih mudah didapat, serta hilirisasi pertanian bekerja sama dengan offtaker yang menampung hasil panen padi Kabupaten Ngawi.

Selain itu, pihaknya juga melakukan mitigasi terhadap dampak kemarau, di antaranya melalui perbaikan irigasi tersier, perpompaan, sumur submersibble, penyediaan varietas toleran kering, serta bantuan benih.

Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan lahan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Ngawi terus bertambah sehingga mampu menghasilkan mutu produksi padi yang lebih baik untuk mendukung ketahanan pangan nasional.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper