Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

40.000 Camaba Memperebutkan 5.506 Kursi SNBT Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya melibatkan 644 pengawas bertugas bergantian tujuh hari. Selain itu ada juga petugas pelaksana UTBK di UB dengan total sebanyak 899 orang.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Imam Santoso, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Malang, Kamis (4/4/2024)./Bisnis-Choirul Anam.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Imam Santoso, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Malang, Kamis (4/4/2024)./Bisnis-Choirul Anam.

Bisnis.com, MALANG — Ribuan calon mahasiswa baru (Camaba) akan bersaing memperebutkan 5.506 kursi lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Universitas Brawijaya (UB).

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Imam Santoso, mengatakan tahun ini kuota SNBT sebanyak 5.506 kursi, dari total kuota penerimaan mahasiswa baru yang mencapai 18.000 orang. 

“Hingga Kamis (4/4/2024) pendaftar SNBT di UB sudah hampir 40.000 camaba dan tutup pada 5 April 2024,” ujarnya, Kamis (4/4/2024).

Sampai Jumat (5/4/2024), dia memperkirakan, total pendaftar SNBT akan menembus angka 40.000 pendaftar.

Dengan jumlah peminat yang begitu banyak, dia menilai, Brawijaya tahun ini akan menjadi kampus terfavorit atau dengan jumlah peminat SNBT terbanyak secara nasional. 

"Dugaan saya kita akan terpilih sebagai PTN terfavorit. UB bisanya kalo tidak juara 1 ya 2 terfavorit nasional," kata dia. 

Menurutnya, tingginya peminat Camaba mendaftar di UB karena kualitas pendidikan unggul serta lokasinya yang berada di Malang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa, baik karena cuacanya, biaya hidupnya yang murah, maupun karena suasananya.

Koordinator Pelaksana SNBT UB, Heri Prawoto, menambahkan kuota maksimal pendaftar SNBT di UB tahun ini sebanyak 44.240 kursi. Apabila jumlah pendaftar memenuhi batas maksimal, maka tes akan dilakukan dalam dua gelombang. "Namun karena tidak sampai jumlah maksimal, kita kemungkinan hanya akan melakukannya dalam satu gelombang," ucapnya. 

Dia menegaskan pula, UB telah menyiapkan skema yang matang dalam menghadapi SNBT di UB. Termasuk untuk mencegah adanya kecurangan dari para peserta. Untuk itu tahun ini akan disiapkan berbagai sumber daya, termasuk alat canggih untuk mendeteksi barang yang dipakai oleh para peserta. 

"Tahun kemarin bisa dibilang tidak ada kecurangan di UB. Tapi kita tetap siaga dan menyiapkan segala sesuatu untuk mencegah adanya kecurangan, dan berbagai persiapan lainya agar gelaran SNBT bisa berjalan lancar," ucapnya.

Terkait persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Imam Santoso menegaskan, UB sudah matang dan siap melaksanakan UTBK yang dimulai dari perangkat komputer, ruangan dan kapasitas yang tersedia untuk proses pendaftaran calon mahasiswa jalur SNBT. 

"UB menyediakan sebanyak 62 ruang yang tersebar di 16 Lokasi yang menggunakan laboratorium komputer baik di rektorat maupun fakultas di kampus utama atau Jalan Veteran," ucapnya. 

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru UB tersebut menerangkan, ada sebanyak 1.806 komputer yang disiapkan oleh UB untuk SNBT 2024 ini, terdiri atas 1.580 yang siap digunakan dan dan 226 komputer cadangan. 

"Komputer-komputer tersebut mempunyai spesifikasi mumpuni, sesuai dengan yang disyaratkan dari Panitia Pusat UTBK," imbuhnya. 

Sementara dari segi keamanan UB telah mengirimkan surat ke PLN untuk tidak memadamkan listrik selama pelaksanaan UTBK dan melibatkan tim yang bertugas mengawal jaringan tersebut. Tak hanya itu, setiap lokasi juga disiapkan genset yang standby apabila ada pemadaman atau gangguan mendadak. 

"Jaringan Internet di dalam kampus dioptimalkan tidak ada kendala juga tersedianya server untuk lokasi-lokasi yang sudah dikondisikan. Sehingga dari dua kondisi faktor keamanan dapat dipastikan pelaksanaan UTBK di UB dapat berjalan dengan baik dan lancar," tuturnya.

UB juga melibatkan sebanyak 644 pengawas yang bertugas secara bergantian selama tujuh hari. Selain itu ada juga petugas pelaksana UTBK di UB dengan total sebanyak 899 orang.

Sebanyak 899 petugas pelaksana tersebut terdiri dari teknisi ruang 65 orang perhari yang terdiri dari petugas admin server lima orang per hari, petugas admin TI 16 orang per hari, petugas penanggung jawab lokasi 16 orang per hari, petugas penanggung jawab TI Lokasi 16 orang per hari, petugas teknisi listrik 16 orang per hari, petugas keamanan dan metal detektor 31 orang per hari, dan petugas pembantu pelaksana seluruh ruang 70 orang per hari.

“Kami berharap gelaran SNBT di UB bisa berjalan lancar. Kami berusaha memberikan fasilitas semaksimal mungkin kepada seluruh peserta yang melakukan tes di UB," ucapnya. (K24)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Choirul Anam
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper