Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kondisi BBM dan LPG di Jatim Menjelang Ramadan, Begini Ketahanannya

Proyeksi penjualan BBM dan LPG Ramadhan-Idulfitri 2024, gasoline diperkirakan meningkat 16% dan gasoil turun sebesar 11%.
Pertamax Green 95, bbm campuran bioetanol 5 persen, mulai dijual di sejumlah SPBU di Jakarta dan Surabaya/Bisnis-Nyoman Ary Wahyudi
Pertamax Green 95, bbm campuran bioetanol 5 persen, mulai dijual di sejumlah SPBU di Jakarta dan Surabaya/Bisnis-Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, SURABAYA - Ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liguefied petroleum gas (LPG) di Jawa Timur menjelang Ramadan dalam kondisi cukup, aman hingga Idulfitri.

Executive GM Regional Jatimbalinus Dwi Puja Ariestya mengatakan kondisi stok BBM dan LPG per 5 Maret 2024 cukup aman dan tercukupi. Untuk jenis bahan bakar domestik/rumah tangga LPG 53.507 Metrik Ton atau 13 kali lipat konsumsi normal.

Adapun untuk sektor transportasi BBM gasoline (bensin) mencapai 151.238 kl atau 6,5 kali lipat konsumsi normal harian. Untuk BBM gasoil (diesel) berada pada posisi 148.029 kl atau 12 kali lipat konsumsi normal harian. Untuk sektor penerbangan Avtur 9946 kl atau 13 kali lipat konsumsi normal harian.

Terkait infrastruktur yang disiapkan se-Jatimbalinus meliputi 19 integrated terminal/fuel terminal (IT/FT), 741 armada mobil tangki, & 2.150 awak mobil tangki (AMT), PTO 7 unit (di 5 terminal), 4 terminal/depot LPG, 3 SPPEK LPG, 1.449 SPBU reguler/BBM 1 harga/mini/kompak, 53 SPBU nelayan, 47 SPPBE, 1.014 agen LPG, 131 agen LPG NPSO, 12 depot pengisian pesawat udara (DPPU).

"Satgas Ramadan-Idulfitri akan melibatkan Internal Pertamina Lintas Holding-Subholding Pertamina, serta intansi eksternal terkait meliputi KESDM, perbankan, BPBD, Kemenhub, BPH Migas, Polri, TNI, Telkom Indonesia serta koordinasi bersama Hiswana Migas Jatimbalinus," ujar pria yang akrab disapa Ari dalam keterangan tertulis, Rabu (6/3/2024).

Proyeksi penjualan BBM dan LPG selama Satgas Ramadhan-Idulfitri 2024 diprediksi akan ada kenaikan konsumsi dan penjualan. Misalnya untuk gasoline (pertalite, pertamax, pertamax turbo, dan pertamax green) diperkirakan meningkat 16% terhadap konsumsi normal harian sebelum Ramadan.

Sedangkan untuk total gasoil (biosolar, dexlite, pertamina dex) diprediksi akan turun sebesar 11% terhadap konsumsi normal harian. Hal ini mengingat adanya pembatasan aturan perjalanan sektor logistik dan aktivitas industri saat libur Lebaran.

“Untuk sektor rumah tangga atau LPG akan ada kenaikan sebesar 7,7% dari konsumsi normal harian sebesar 4.700 metrik ton. Atas dasar tersebut selama bulan Ramadan kita akan mempertebal stok harian 5%-20%,” ujarnya.

Ari melanjutkan Ramadan dan Idulfitri 2024 Pertamina akan menyediakan layanan extra untuk BBM dan LPG selama Satgas Ramadan - Idulfitri yang akan ditempatkan di jalur Tol Trans Jawa dengan rincian 13 SPBU reguler, 12 kios modular, 4 titik layanan kesehatan dan 3 mobile storage dan untuk nontol ada 80 motorist Pertamina delivery service dan 4 mobile storage.

Kehandalan pasokan BBM dan LPG dibahas pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan BBM dan LPG menjelang Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2024 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (5/3/2024). Rapat yang dipimpin Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono turut dihadiri Kasdam V Brawijaya, Wadirkrimsus Polda Jatim, dan Plh Sekdaprov Jatim, Deputi KPW BI Jatim, PGN dan Kepala OPD Pemprov Jatim.

"Kami menggelar rakor bersama Pertamina khusus membahas terkait distribusi BBM dan LPG selama ramadan hingga lebaran. Dari rakor ini kami nyatakan semua siap, stok dalam kondisi yang aman, tercukupi dan langkah-langkah demi menjamin kelancaran distribusi juga sudah kami bahas secara mendetail," tegas Adhy.

Pj. Gubernur Adhy berpesan, agar TNI-Polri melakukan pemantauan dan pengawasan yang bisa menghambat gangguan distribusi serta gangguan penimbunan BBM dan LPG.

"Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan melakukan penimbunan sehingga mengganggu stabilitas ketersediaan pasokan BBM maupun LPG," tegasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Miftahul Ulum
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Pertamina
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper