Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ringkasan Inflasi dan Deflasi Jatim pada Januari 2024

Cabai melimpah menyebabkan harga turun setelah mengalami kenaikan tinggi November-Desember.
Ringkasan inflasi dan deflasi Jawa Timur pada Januari 2024./BPS
Ringkasan inflasi dan deflasi Jawa Timur pada Januari 2024./BPS

Bisnis.com, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis sejumlah komoditas yang deflasi dan inflasi pada Januari 2024, bulan pertama selepas momen tahunan Natal dan tahun baru yang kerap memicu dinamika ekonomi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Zulkipli menuturkan beberapa peristiwa statistik harga. Cabai melimpah menyebabkan harga turun setelah mengalami kenaikan tinggi November-Desember. Cabai andil terbesar pertama dan keempat terhadap deflasi Jatim.

"Pasokan yang mulai banyak mendorong harga kembali normal," jelasnya dalam berita resmi statistik, Kamis (1/2/2024).

Dia menjelaskan pasca libur Natal dan tahun baru harga tiket pesawat turun. Kebijakan pemerintah menekan harga tiket pesawat domestik berkontribusi terhadap koreksi harga.

Peristiwa menonjol lain, stok terbatas membuat harga tomat naik. "Memasuki penghujan serta cuaca belum menentu menyebabkan petani enggan menanam tomat," tulisnya.

Selain ketiga hal di atas, BPS mencatat penyesuan harga BBM juga terjadi pada Januari 2024.

BPS menjelaskan secara ringkas, pada Januari 2024 terjadi deflasi mtm sebesar 0,10% dan inflasi yoy sebesar 2,47%.

Penyumbang utama deflasi (mtm) kelompok transportasi dengan andil 0,13%. Komoditas penyumbang utama cabai rawit, angkutan udara, bensin, cabai merah, telur ayam ras dan buncis.

Penyumbang utama inflasi yoy adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 1,46%. "Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah beras," tulisnya.

Ringkasan Inflasi dan Deflasi Jatim pada Januari 2024


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Miftahul Ulum
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper