Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dalam Kenangan Keluarga dan Kolega

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mending ER merupakan sosok pemimpin hebat.
Istri almarhum Eddy Rumpoko, Dewanti Rumpoko (kiri), pada pemakaman ER di TMP Suropati, Batu, Kamis (30/11/2023)./Istimewa
Istri almarhum Eddy Rumpoko, Dewanti Rumpoko (kiri), pada pemakaman ER di TMP Suropati, Batu, Kamis (30/11/2023)./Istimewa

Bisnis.com, BATU—Almarhum Eddy Rumpoko, yang akrab disapa ER, dikenal sebagai pemimpin yang hebat, pemimpin yang kreatif dan inovatif.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mending ER merupakan sosok pemimpin hebat. Dia menyampaikan duka mendalam atas kepergian ER.

"Saya mengenal beliau sebelum saya menjadi Pj Wali  Kota, saat masih menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol Pemprov Jatim dan sering melakukan kegiatan di Kota Batu," tuturnya, Kamis, (30/11/2023).

Kesan dia terhadap almarhum saat itu,  ER merupakan sosok wali kota yang sangat humble, kreatif dan penuh inovasi dalam membangun Kota Batu.

"Sekarang kita bisa melihat karya-karya beliau. Saat ini saya sebagai Pj wali kota, tentunya akan melanjutkan program apa yang telah disiapkan pada masa kepemimpinan beliau," ujarnya.

Dia menilai, ER figur pemimpin yang dicintai rakyatnya. Hal itu tampak terlihat dalam prosesi pemakaman turut diikuti banyak masyarakat Kota Batu. Ini berarti banyak masyarakat yang mencintai serta mengenang jasa-jasanya.

"Ini menandakan pula pengorbanan beliau selama memimpin Kota Batu sangat luar biasa," ujarnya.  

Dia berkomitmen melanjutkan salah satu konsep luar biasa yang telah dicetuskan mendiang ER, yakni  KWB (Kota Wisata Batu).

"Ini harus diteruskan, dirawat dan ditingkatkan lagi. Agar Kota Batu bisa semakin bersaing sebagai kota wisata dengan daerah lain," tuturnya.

Istri almarhum, Dewanti Rumpoko menyampaikan, sebelum meninggal dunia, ER menderita diare yang diduga karena salah makan. ER juga dehidrasi sehingga harus dirujuk ke RS.

"Dengan kepergian beliau, kami sudah ikhlas dan menerima," tuturnya.

Sebelum dirawat di RS, Dewanti menceritakan jika suaminya sempat memesan bubur ayam. Total ada lima bubur ayam yang dipesan untuknya dan teman-temannya. Dari lima bubur ayam yang dipesan itu tiga menggunakan sambal.

"Tiga yang pakai sambal ini kena diare semua. Bapak yang agak parah. Terlebih yang dua ini juga masih muda,"  ucapnya.

Dewanti juga menceritakan, semalam dirinya sempat bercanda dengan almarhum. “Bahkan Almarhum sempat mengatakan 'Aku bariki muleh, pulang ke Batu' (Aku habis ini pulang, pulang ke Batu.red),” ujarnya menirukan almarhum.

"Saat bilang seperti itu, saya kira bapak halu. Ternyata bapak benar pulang ke Batu,” katanya mengenang. (K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Choirul Anam
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper