Kasus Robot Trading Wahyu Kenzo, Polisi Buka Hotline untuk Korban

Nomor hotline untuk korban robot trading, yakni 0811278002000. Member ATD mencapai sekitar 20.000 sampai 25.000 orang.
Wahyu Kenzo./Instagram
Wahyu Kenzo./Instagram

Bisnis.com, MALANG — Polresta Malang Kota membuka hotline untuk korban kasus robot trading, Auto Trade Gold, dengan tersangka Wahyu Kenzo untuk mempermudah masyarakat membuat laporan serta memudahkan penyidikan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasi Humas, Iptu Eko Novianto, mengatakan nomor hotline untuk korban robot trading, yakni 0811278002000. “Kami selalu siap membantu para korban,” katanya, Rabu (8/3/2023).

Data yang dihimpun menyebutkan, member ATD mencapai sekitar 20.000 sampai 25.000 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Indonesia, melainkan juga dari luar negeri seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Perancis.

Seperti diketahui, Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan crazy rich Surabaya Wahyu Kenzo sebagai tersangka dan menahannya dalam kasus investasi robot trading yang merugikan korban mencapai hampir Rp9 triliun.

"Dari hasil keterangan (dari proses penyidikan) sementara, diperkirakan kerugian (korban) mencapai hampir Rp9 triliun, dengan prakiraan jumlah korban kurang lebih 25 ribu orang," kata Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Harmanto di Mapolda setempat, Surabaya, Rabu (8/3/2023).

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, menerangkan kasus ini bermula ketika salah satu anggota robot trading berinisial MY melaporkan Wahyu Kenzo ke Polresta Malang beberapa bulan lalu.

Ceritanya, Wahyu Kenzo yang mendirikan bisnis robot trading meminta RE untuk datang menemui korban agar mempresentasikan soal robot trading dengan bendera Auto Trade Gold (ATG) pada Juli 2021.

MY kemudian bergabung pada November tahun yang sama dengan membeli robot sebesar lebih dari Rp42 juta dan deposit lebih dari Rp1 miliar.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Choirul Anam
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper