Optimisme Konsumen di Malang Tetap Terjaga per Februari

Termoderasinya IKK Februari 2023 disebabkan oleh peningkatan harga komoditas bahan pokok yang memberikan dampak terhadap penurunan daya beli masyarakat.
Ilustrasi ikon tugu Kota Malang./Ist
Ilustrasi ikon tugu Kota Malang./Ist

Bisnis.com, MALANG — Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi di wilayah kerja Bank Indonesia Malang tetap terjaga pada Februari 2023 mengacu Survei Konsumen Bank Indonesia Malang,

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Samsun Hadi, mengatakan optimisme konsumen masih terjaga tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2023 tercatat sebesar 143,58 meskipun relatif lebih rendah dibandingkan dengan capaian pada Januari 2023 sebesar 153,75.

“Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga pada level optimis (indeks > 100),” ujarnya, Selasa (7/3/2023).

Termoderasinya IKK Februari 2023 disebabkan oleh peningkatan harga komoditas bahan pokok yang memberikan dampak terhadap penurunan daya beli masyarakat.

Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau tetap terjaga, dia menegaskan, meski tidak sekuat bulan sebelumnya, tercermin dari Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) Februari 2023 sebesar 138,00, tetap pada level optimis (>100), meski lebih rendah dibandingkan pada Januari 2023 yang tercatat sebesar 143,17.

“Tetap terjaganya IKE Februari 2023 ditopang oleh kenaikan pembelian barang tahan lama (durable goods) sebesar 138,00 dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 129,50,” ucapnya.

Ekspektasi konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi enam bulan ke depan terpantau masih tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) Februari 2023 sebesar 149,17 atau tetap pada level optimis (>100), meski lebih rendah dari 164,33 pada Januari 2023.

Masih terjaganya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan, kata Samsun, ditopang oleh masih kuatnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi penghasilan, ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha yang masih tetap terjaga pada level optimistis.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menilai optimisme konsumen yang relatif terjaga mengindikasikan bahwa perekonomian terus bergeliat.

Berbagai proyeksi lembaga internasional juga memprediksi dampak resesi global tidak akan menerjang Indonesia pada 2023. Hal ini menunjukkan bahwa fondasi perekonomian relatif kokoh menghadapi resesi global sehingga optimisme perekonomian terus terjaga.

“Fakta ini tentunya juga harus diimbangi dengan penguatan fiskal daerah dengan percepatan belanja daerah, khususnya belanja sosial agar daya beli masyarakat terus terjaga dan dampaknya pada ekonomi yang terus bangkit,” ujar Joko yang juga Peneliti Senior Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi FEB UB itu. (K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Choirul Anam
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper