Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Operasi Pasar di Malang Raya Diintensifkan

Operasi pasar diharapkan dapat meredam kenaikan harga beras dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 06 Oktober 2022  |  15:14 WIB
Operasi Pasar di Malang Raya Diintensifkan
Pemimpin Cabang Bulog Malang, Siane Dwi Agustina (tiga dari kanan) bersama Wali Kota Malang, Sutiaji (dua dari kanani) saat meninjau OP beras dan bahan-bahan makanan lainnya di Kota Malang, Kamis (14/10/2022) lalu. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, MALANG — Bulog Malang bersama Pemkot Malang dan Pemkot Batu mengencarkan operasi pasar atau OP beras karena harga komoditas pangan tersebut masih tinggi.

Pemimpin Cabang Bulog Malang, Siane Dwi Agustina, mengatakan harga beras medium di pasar saat ini sudah diatas Rp10.000/kg. Karena itulah, beras medium di pasar perlu terus dipasok dengan harga yang lebih rendah sehingga bisa menekan kenaikan harga dan masyarakat dapat menjangkau harga beras.

“Harga dipatok Rp8.300/kg di tingkat gudang, sedangkan beras Bulog yang dijual di pasar tidak boleh di atas HET yang dipatok pemerintah sebesar Rp9.450/kg,” katanya di Malang, Kamis (6/10/2022).

Operasi pasar diharapkan dapat meredam kenaikan harga beras dan meningkatkan daya beli masyarakat. Di Kota Malang, operasi yang semula direncanakan hanya dilakukan di lima titik, yakni satu kecamatan satu titik, ditambah menjadi 25 titik sampai akhir Desember 2022.

Harga beras yang dijual di OP, kata dia, Rp8.600/kg karena ditambah ongkos angkut dari gudang. Setiap warga, diberikan kesempatan membeli dua kemasan dalam kegiatan tersebut.

OP di Batu sudah berjalan sepekan lalu. Setiap desa/kelurahan di sana, akan menjadi titik sasaran OP. Pelaksanaanya, sepakan sekali dengan hari sesuai dengan kesiapan dari Pemkot Batu. Sedangkan di Kota Malang, sudah dilaksanakan di empat titik pada setiap Kamis atau Jumat.

Komoditas yang dijual beras dengan kemasan 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula kristal putih 1 kg. “Harga minyak goreng dijual Rp12.500/ltr di pasar biasanya dijual sesuai HET Rp14.000/liter, dan gula Rp12.500/kg, harga di pasar Rp13.500-Rp14.000/kg,” ucapnya.

Untuk program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dengan sasaran di pasar-pasar tradisional telah mencapai sebanyak 6.024 ton dan terus dilaksanakan sampai akhir 2022.

“Jika ternyata beras sebanyak itu sudah terserap habis sebelum akhir tahun, maka kami akan menambah pasokan ke pasar karena stok beras di gudang-gudang Bulog Malang masih mencukupi,” katanya.

Stok beras di Bulog Malang, dia meyakinkan masih sebanyak 6.000 ton, mencukupi untuk memasok kebutuhan program KPSH maupun OP beras yang bekerja sama dengan pemda.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

operasi pasar Bulog jatim malang
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top