Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MPM Proyeksikan Kinerja After Sales Naik 12 Persen Tahun Ini

Dalam bisnis after sales, penjualan terbanyak dikontribusi oleh produk oli yakni 40 persen, disusul produk sparepart atau suku cadang 35 persen dan sebanyak 25 persen disumbang oleh produk ban.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  19:50 WIB
Direktur After Sales Service MPM Jatim, Hari Subagiyo (kanan) dan Part Division Head MPM, Hari Widodo (tengah) saat memamerkan produk AHM Oil kemasan baru di Bengkel Honda Simpang Dukuh Surabaya, Selasa (24/5 - 2022). Bisnis / Peni Widarti
Direktur After Sales Service MPM Jatim, Hari Subagiyo (kanan) dan Part Division Head MPM, Hari Widodo (tengah) saat memamerkan produk AHM Oil kemasan baru di Bengkel Honda Simpang Dukuh Surabaya, Selasa (24/5 - 2022). Bisnis / Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), diler sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT memperkenalkan kemasan produk pelumas AHM oil yang baru.

Diharapkan kehadiran produk pelumas oli kemasan baru ini dapat turut mendongkrak kinerja penjualan after sales tahun ini yang diproyeksikan bisa tumbuh setidaknya 12 persen sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Direktur After Sales Service MPM Jatim, Hari Subagiyo mengatakan bisnis after sales MPM pada kuartal I/2022 ini telah mengalami pertumbuhan penjualan hingga 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Bahkan bisnis after sales ini mampu tumbuh selama pandemi terjadi yakni pada 2021 bisa tumbuh 30 persen dibandingkan 2020, atau juga naik 5 persen jika dibandingkan 2019 atau sebelum pandemi terjadi,” jelasnya dalam Launching AHM Oil di Surabaya, Selasa (24/5/2022).

Dia mengatakan dalam bisnis after sales selama ini, penjualan terbanyak dikontribusi oleh produk oli yakni 40 persen, disusul produk sparepart atau suku cadang 35 persen dan sebanyak 25 persen disumbang oleh produk ban.

“Oli memang menyumbang cukup besar, tentunya bisnis ini sangat berpengaruh terhadap jumlah unit motor yang dipasarkan, jadi penjualan oli kita memiliki potensi besar karena secara umum Honda harus menjamin ketersediaan sparepart hingga 7 tahun setelah motor tersebut diproduksi,” jelasnya.

Hari menambahkan, saat ini produk pelumas oli AHM kemasan baru sudah dapat ditemui diberbagai tempat sebab sebelum Lebaran, produk tersebut telah didistribusikan.

“Sedangkan kemasan yang lama, mungkin masih ada stok di distributornya tetapi kecil sekali jumlahnya,” imbuhnya.

Part Division Head MPM, Hari Widodo mengatakan kehadiran oli AHM kemasan baru ini diharapakan akan meminimalisir adanya pemalsuan produk oli di pasaran.

“Potensi pemalsuan mungkin masih ada celah yang perlu diwaspadai. Namun begitu, kemasan produk baru ini dibuat sedemikian agar tidak mudah dipalsukan,” ujarnya.

Hari menjelaskan, kemasan baru oli AHM ini didesain dengan model yang lebih ergonomis dengan balutan kemasan yang semakin atraktif dan juga eksklusif, serta berwarna emas spesial untuk varian SPX.

“Perubahan bentuk kemasan dari AHM Oil ini dapat terlihat mulai dari tutup botol yang lebih mudah dibuka, dilengkapi dengan logo Honda di atas tutup botol. Keamanan juga menjadi poin utama, yakni tutup botol hanya bisa dipakai 1 kali dan rusak ketika dibuka,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, kemasan baru oli AHM juga memiliki print kode pengaman pada kemasan baru hanya ada satu nomor dan diletakkan di antara tutup botol dan segel, serta terdapat kode QR untuk mempermudah konsumen dalam melakukan pengecekan keaslian produk, dan terakhir terdapat segel hologram dengan kode khusus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

honda jatim pelumas mpmx PT.Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top