Terus Berbenah, PTPN XI Resertifikasi SMAP

PTPN XI meneguhkan komitmen anti penyuapan dan melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Foto: dok. PTPN XI
Foto: dok. PTPN XI

Bisnis.com, SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI menggelar kick off sekaligus sosialisasi dan pembekalan audit internal ISO 37001 SMAP untuk meneguhkan komitmen anti penyuapan dan melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Kepala Bagian Perencanaan dan Suistanibility PTPN XI, Titik W.P. menjelaskan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001 merupakan sebuah standar yang dirilis sejak 2016 dan berlaku internasional, selain itu bertujuan untuk membangun konteks bisnis global yang berintegritas yang didasari oleh nilai-nilai etika dan tata kelola yang luhur.

"SMAP ini sudah diterapkan PTPN XI sejak 2020, setiap tahun harus re-sertifikasi dengan targetnya tahun ini selesai akhir Desember. Setelah pelatihan akan dilanjutkan dengn audit internal sedangkan audit eksternal akan dilakukan oleh auditor profesional dari eksternal," jelasnya dalam sosialisasi dan pembekalan audit internal ISO 37001 SMAP di Kantor Pusat PTPN XI, Kamis (25/11/2021).

Sekretaris Perusahaan PTPN XI, Moch. Sholeh Kusuma mengatakan PTPN XI akan terus berbenah menjalankan perusahaan sesuai tata kelola yang baik atau GCG serta menjalankan komitmen serupa.

"Sehingga atmosfer bisnis akan terbangun ke arah yang lebih bertanggung jawab," katanya.

Menurut Sholeh manajemen telah menjadi role model bagi seluruh karyawan dalam menjalankan kebijakan tersebut. Sebab, semangat yang diusung perusahaan adalah tone from the top.

Seluruh manajemen, katanya, telah menunjukkan komitmen sekaligus menjadi role model bagi karyawan dalam menjalankan sistem anti penyuapan ini.

Dia mengatakan, mekanisme anti suap bukan tindakan yang instan, sehingga perseroan aktif melakukan sosialisasi internal melalui berbagai media komunikasi di antaranya wesbsite perusahaan dan NOS yang selalu diakses karyawan.

"Sedangkan untuk perangkat pelaporan terhadap tindakan fraud yang dilakukan karyawan ada saluran Wistle Blowing System," imbuhnya.

Sholeh menambahkan, efektivitas pelaksanaan kebijakan pun selalu dievaluasi melalui beberapa parameter untuk menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan berkelanjutan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

# Hot Topic

Rekomendasi Kami

Foto

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper