Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyaluran Dana Hibah Jatim Terealisasi 65 Persen

Dana hibah Jatim tahun ini akan digunakan untuk berbagai kegiatan kelompok masyarakat dan berbagai pembangunan fasilitas irigasi, pendidikan hingga peribadatan.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 07 September 2021  |  00:49 WIB
Penyaluran Dana Hibah Jatim Terealisasi 65 Persen
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) didampingi Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak (kanan) di salah satu kegiatan di Gedung Negara Grahadi di Surabaya beberapa waktu lalu. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA – Realisasi penyaluran dana hibah di Provinsi Jawa Timut hingga Agustus 2021 tercatat mencapai Rp817,05 miliar atau 65 persen dari total anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp1,257 triliun.

Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Jatim Hudiyono mengatakan penyaluran dana hibah di Jatim tidak berlangsung lambat karena dalam proses penyalurannya memerlukan proses verifikasi secara detail guna menghindari kelembagaan yang fiktif.

“Jadi prosentase penyaluran dana hibah ini sudah memenuhi target kami pada Agustus,” ujarnya, Senin (6/9/2021).

Adapun dari total anggaran dana hibah tahun ini akan disalurkan kepada sebanyak 4.638 penerima. Jumlah tersebut sudah melalui tahap seleksi dan verifikasi dari total 10.000 lebih calon penerima yang mengajukan bantuan hibah.

Dana hibah Jatim tahun ini akan digunakan untuk berbagai kegiatan kelompok masyarakat dan berbagai pembangunan fasilitas irigasi, pendidikan, hingga peribadatan. 

Secara rinci, dana hibah tersebut digunakan untuk perbaikan dan pendirian sarana peribadatan sebanyak 657 bangunan atau setara Rp157,3 miliar, lembaga pendidikan sebanyak 2.988 bangunan dari jenjang SD hingga SMA dan Pondok Pesantren setara Rp770,8 miliar.

Sementara itu, dana hibah untuk kelompok masyarakat dan lembaga/organisasi masyarakat sebanyak 993 organisasi atau setara Rp329,5 miliar. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menekankan penyaluran dana hibah ini harus tepat sasaran sesuai target penerima dan tidak ada penyelewengan dana.

Pemprov Jatim sendiri terus melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman terhadap peraturan UU terkait penyaluran dana hibah, termasuk proses pencairan dan penyusunan laporan pertanggungjawabannya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah meminta Pemprov Jatim untuk segera menyalurkan dana hibah dan bansos agar dapat membantu pemulihan ekonomi Jatim. Pasalnya, dana hibah diyakini bisa menjadi stimulus bagi masyarakat dalam meningkatkan daya beli masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana hibah khofifah
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top