Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyaluran Bansos di Jatim Mencapai Rp46,49 Miliar

Pembagian bansos berupa sembako dan uang tunai diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat ekonomi lemah di tengah pandemi Covid-19 ini.
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah merealisasikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) hingga 23 Juli 2021 mencapai Rp46,49 miliar atau baru mencapai 37,57 persen dari target alokasi Bansos Rp123,7 miliar.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pemprov Jatim telah berupaya maksimal untuk menyalurkan Bansos tersebut sebagai jaring pengaman sosial warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Bahkan saya juga melakukan penyisiran langsung ke masyarakat yang tidak teridentifikasi sebagai penerima Bansos, padahal mereka eligible. Door to door dalam penyaluran bansos kami lakukan dengan harapan tepat sasaran,” ujarnya, Rabu (28/7/2021).

Dia mengatakan pembagian Bansos secara door to door tersebut dilakukannya di kampung-kampung seperti di Kampung 1001 Malam Surabaya, Kampung Topeng Malang, serta di kawasan Jombang.

“Pembagian Bansos berupa sembako dan uang tunai diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat ekonomi lemah di tengah pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya.

Khofifah menambahkan selain penyaluran Bansos dari Pemprov Jatim, juga ada belanja Bansos tahun ini dari kota/kabupaten se Jatim yang hingga periode tersebut jumlahnya telah mencapai Rp220,6 miliar.

Sementara itu, Pemkot Surabaya hingga kini terus mendapatkan berbagai bantuan sosial dari pihak-pihak swasta yang ingin bergotong royong membantu percepatan penanganan Covid-19.

Setelah mendapat bantuan peminjaman gedung sekolah untuk ruang isolasi pasien Covid-19, bantuan tempat tidur dari kardus, oksigen dan peti jenazah, baru-baru ini Pemkot Surabaya juga menerima bantuan dari PT HM Sampoerna Tbk berupa 30.000 masker dan 300 unit oximeter atau alat pengukur tingkat oksigen dalam darah.

“Bantuan ini sejalan dengan kebutuhan penanganan Covid-19 terutama dengan program Pemkot Surabaya dalam penyediaan rumah sehat di 154 kelurahan,” kata Kepala Departemen CSR HM Sampoerna, Kukuh Dwi Kristianto.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper