Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pabrik Gula di Jatim Mulai Giling, Produksi Tahun Ini Digenjot

Penetapan target tahun ini merupakan wujud optimisme untuk meraih kinerja yang lebih baik dari tahun lalu, karena tahun lalu pandemi menjadi tantangan bagi industri gula sehingga mempengaruhi kinerja
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 21 Mei 2021  |  13:59 WIB
Buruh memanen tebu untuk dikirim ke pabrik gula di Ngawi, Jawa Timur, Selasa (8/8). - ANTARA/Ari Bowo Sucipto
Buruh memanen tebu untuk dikirim ke pabrik gula di Ngawi, Jawa Timur, Selasa (8/8). - ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, SURABAYA - Sejumlah pabrik gula di Jawa Timur memulai proses giling tebu 2021 dengan target produksi gula yang diproyeksikan meningkat dibandingkan realisasi 2020.

Direktur PT PG Rajawali I, Rachmad Sartono mengatakan pabrik gula (PG) milik Rajawali I yang sudah memulai giling perdana pada 20 Mei 2021 adalah PG Rejo Agung di Madiun. Pada unit pabrik ini, perseroan menargetkan bisa memproduksi gula sebanyak 50.000 ton.

“Pelaksanaan giling tahun ini sudah dipersiapkan dengan matang baik dari segi off farm maupun on farm dengan target bisa menyediakan mutu bahan baku layak giling guna mencapai rendemen tinggi,” jelasnya, Jumat (21/5/2021).

Selain itu, lanjutnya, di sisi off farm, perseroan mengoptimalkan kapasits giling dan efisiensi pabrik guna menekan harga pokok produksi sehingga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pabrik gula maupun petani tebu.

Adapun, secara total PT PG Rajawali I tahun ini menargetkan bisa menggiling tebu sebanyak 640.000 ton di sejumlah unit pabrik yang dimiliki. Jumlah tebu itu naik 11 persen dibandingkan realisasi giling 2020 yakni 575.000 ton. Sedangkan rendemen ditargetkan bisa mencapai 7,70 persen agar bisa menghasilkan gula kristal putih sebanyak 193.000 ton atau naik dibandingkan realisasi 2020 yakni 166.000 ton gula.

“Penetapan target tahun ini merupakan wujud optimisme untuk meraih kinerja yang lebih baik dari tahun lalu, karena tahun lalu pandemi menjadi tantangan bagi industri gula sehingga mempengaruhi kinerja,” imbuh Rachmad.

Sementara, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X pada musim giling tahun ini memproyeksikan produksi gula bisa mencapai 275.658 ton dengan jumlah tebu yang digiling sebanyak 3,4 juta ton. Sedangkan rendemen tahun ini ditarget 8,03 persen dengan tingkat produktivitas 73,17 ton/ha.

Proyeksi produksi 2021 tersebut meningkat jika dibandingkan realisasi 2020 yakni 233.211 ton gula yang berasal lebih dari 3,35 juta ton tebu giling. 

Direktur PTPN X, Aris Toharisman mengatakan pada musim giling tahun ini, PG Ngadiredjo di Kediri telah memulai giling perdana dan rencananya akan berlangsung sampai September 2021. Nantinya, proses giling akan diikuti oleh 8 pabrik gula milik PTPN X lainnya.

“PG Ngadiredjo akan menggiling tebu sebanyak 732.615 ton dengan rendemen 8,25 persen dan memproduksi gula sebesar 60.538 ton,” imbuhnya.

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pabrik gula jatim
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top