Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Deflasi Kota Malang: Pasokan Meningkat Saat PPKM Mikro

Komoditas penyumbang utama deflasi di Kota Malang berasal dari kelompok transportasi serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  16:12 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Rachman
Ilustrasi - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, MALANG — Pasokan bahan kebutuhan pokok yang meningkat serta pelaksanaan PPKM Mikro menjadi penyebab Kota Malang mengalami deflasi -0,01 persen pada Februari 2021.

Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho mengatakan berdasarkan rilis inflasi BPS pada tanggal 1 Maret 2021 deflasi Kota Malang tercatat sebesar -0,01 persen (mtm).

Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,08 atau secara tahun kalender tercatat sebesar 0,05 persen (yoy) sehingga inflasi tahunannya tercatat sebesar 0,77persen (yoy).

“Angka inflasi Kota Malang merupakan yang terendah dari delapan kota/kabupaten IHK di Jawa Timur,” ujarnya, Selasa (2/3/2021).

Capaian ini tidak terlepas dari pembatasan mobilitas masyarakat akibat diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Malang Raya, dilanjutkan dengan PPKM Mikro mulai 22 Februari 2021 sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat.

Komoditas penyumbang utama deflasi di Kota Malang berasal dari kelompok transportasi serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Di antaranya, komoditas tarif angkutan udara, daging ayam ras, dan tahu mentah dengan andil masing-masing sebesar -0,07 persen, -0,02 persen, dan -0,02 persen.

Selain itu, terjadi penurunan penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh Malang seiring dengan PPKM di Malang Raya yang kembali diperpanjang.


Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho saat memberikan sambutan pada Program QRIS Go 12 Merchant di Malang, Selasa (2/3/2021)./Istimewa

Pengelola Bandara Abdulrachman Saleh Malang menyampaikan selama Periode Februari 2021 tercatat adanya pergerakan pesawat sebanyak 77 kali lepas landas dan 77 kali pendaratan.

Total penumpang datang dan berangkat sebanyak 11.460 orang, yang menunjukkan penurunan sebesar 30 persen (mtm).

Selain itu, kata Azka, perlambatan inflasi kelompok volatile food akibat koreksi harga daging ayam ras didorong oleh meningkatnya pasokan di tengah permintaan domestik yang belum kuat.

Program bantuan sosial pemerintah yang dipastikan akan dicairkan pada Maret 2021 diharapkan mendorong daya beli masyarakat.

Bansos tersebut meliputi program sembako, bantuan pangan nontunai (BNPT), bantuan sosial tunai, kartu prakerja, hingga subsidi token listrik.

Ke depan, Bank Indonesia Malang tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah di tingkat daerah.

Hal itu diperlukan guna mengendalikan inflasi 2021 sesuai dengan kisaran target sebesar 3,0 persen±1 persen.

Di samping itu, kata dia, Bank Indonesia Malang dan pemerintah daerah juga terus berupaya mendorong kegiatan ekonomi dengan memperhatikan protokol kesehatan dan meningkatkan daya beli masyarakat selama pandemi Covid-19.

Langkah itu merupakan bagian dari upaya mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

deflasi kota malang kebutuhan pokok
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top