Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Percepatan Pemulihan Ekonomi, Kadin Jatim Dorong Program Vaksin Mandiri

Saat ini kan pendistribusian vaksin hanya dilakukan pemerintah dengan skala prioritas. Kalau ini bisa dipercepat pendistribusiannya kepada masyarakat umum, termasuk para karyawan melalui akses vaksin mandiri, pasti recovery ekonomi akan lebih cepat.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  15:09 WIB
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). - Bisnis/Rachman
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendorong pemerintah untuk mempercepat pendistribusian vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi melalui vaksin mandiri.

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan dengan percepatan vaksin mandiri diharapkan upaya pemulihan ekonomi juga semakin lebih cepat dan agar kondisi tidak terpuruk terlalu lama.

“Saat ini kan pendistribusian vaksin hanya dilakukan pemerintah dengan skala prioritas. Kalau ini bisa dipercepat pendistribusiannya kepada masyarakat umum, termasuk para karyawan melalui akses vaksin mandiri, pasti recovery ekonomi akan lebih cepat,” katanya, Kamis (28/1/2021).

Dia mengatakan secara teori disebutkan setidaknya 75 persen penduduk Indonesia harus tervaksin agar Indonesia aman dan tingkat penularan bisa ditekan lebih kencang. Namun begitu, jika vaksin hanya mengandalkan jalur pemerintah, maka percepatan pemulihan ekonomi maupun kesehatan juga akan melambat.

“Sebetulnya kemarin ekonomi sudah mulai bergerak, tetapi pergerakan ini dibarengi dengan menanjaknya kasus Covid-19 akhirnya pemerintah membatasi aktivitas. Ini sangat meresahkan, jika kondisi terus seperti ini, dan pendistribusian vaksin tidak bisa cepat, ekonomi juta akan sulit,” imbuhnya.

Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jatim pun mengungkapkan kondisi kinerja industri saat ini masih kesulitan bahkan rerata kemampuan kapasitas produksi masih 50 persen terutama industri padat karya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim Vaksin Covid-19
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top