Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Evaluasi Arus Nataru di Bandara Juanda, Begini Hasilnya

Pada 3 Januari 2021 tercatat ada pergerakan pesawat sebanyak 262 movement atau turun 30,32 persen jika dibandingkan pada 3 Januari 2020 yang mencapai 376 movement.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  17:37 WIB
Calon penumpang mengantre di loket check in Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (3/1/2021). Pengelola bandara Juanda memperkirakan Minggu (3/1/2021) merupakan puncak arus balik penumpang pesawat di Bandara Juanda menuju sejumlah kota di Indonesia. - Antara/Umarul Faruq.
Calon penumpang mengantre di loket check in Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (3/1/2021). Pengelola bandara Juanda memperkirakan Minggu (3/1/2021) merupakan puncak arus balik penumpang pesawat di Bandara Juanda menuju sejumlah kota di Indonesia. - Antara/Umarul Faruq.

Bisnis.com, SURABAYA - Bandara Internasional Juanda Surabaya merilis informasi pergerakan angkutan udara pada puncak arus balik liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang mengalami penurunan signifikan karena faktor pandemi.

Berdasarkan data pergerakan penumpang oleh Bandara Internasional Juanda, pada 3 Januari 2021 tercatat ada pergerakan pesawat sebanyak 262 movement atau turun 30,32 persen jika dibandingkan pada 3 Januari 2020 yang mencapai 376 movement.

Penurunan pergerakan pesawat juga berkaitan dengan turunnya jumlah penumpang yakni pada 3 Januari 2020 mencapai 48.092 orang tetapi pada 3 Januari 2021 ini anjlok 49,79 persen menjadi hanya 24.147 orang.

Sementara layanan kargo pada periode tersebut juga turun 52,93 persen, yakni pada 3 Januari 2020 mampu mencapai 204.546 kg, pada tahun ini hanya mencapai 96.281 kg.

Arus puncak balik liburan Tahun Baru yang diprediksi terjadi pada 2 Januari 2021 pun mengalami kondisi penurunan yang sama. Tercatat jumlah pesawat yang beroperasi hanya 221 pergerakan atau turun 43,19 persen jika dibandingkan dengan periode sama 2020 yang mencapai 389 pergerakan.

Pada periode 2 Januari 2021 itu, jumlah penumpang hanya mencapai 17.046 orang atau turun 65,70 persen dibandingkan kondisi 2020 yang mampu mencapai 49.691 orang. Berbeda dengan layanan kargo pada periode itu justru tumbuh 47 persen, yakni pada 2 Januari 2020 mencapai 98.907 kg lalu meningkat menjadi 145.398 kg pada 2 Januari 2021.

Pemangku tugas sementara (Pts). GM Bandara Internasional Juanda, Indah Preastuty mengatakan selama sepekan Posko Nataru yang ada di Bandara Juanda beroperasi dengan lancar karena dukungan dan kerja sama banyak pihak.

“Terlebih, berlakunya surat rapid test antigen dan PCR selama libur Nataru per 22 Desember membuat bandara terlihat cukup padat karena sebagian calon penumpang belum sepenuhnya mengetahui perubahan syarat dokumen kesehatan dari rapid antibodi menjadi antigen,” katanya.

Indah menambahkan, sejak awal dimulainya libur Natru hingga arus balik, pengelola bandara tetap siaga. Pihaknya juga secara konsisten menerapkan protokol kesehatan di seluruh area Bandara Internasional Juanda.

“Adapun protokol kesehatan yang telah kami lakukan, di antaranya pemeriksaan suhu tubuh penumpang dan petugas bandara, penyediaan cairan pembersih tangan, pengaturan pembatasan tempat duduk di ruang tunggu, pemasangan tanda batas untuk physical distancing, wajib menggunakan masker dan announcement imbauan untuk menjalankan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim bandara juanda Natal dan Tahun Baru
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top