Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangkau Perdesaan, Pertamina Tambah Dua Titik Pertashop di Banyuwangi

Konsep awal program Pertashop adalah merambah wilayah dalam seperti daerah perdesaan yang belum terjangkau SPBU, sekaligus menambah income bagi warga desa.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  05:48 WIB
Pertashop di Desa Tamansari, Banyuwangi. - Bisnis/Syaharuddin Umngelo
Pertashop di Desa Tamansari, Banyuwangi. - Bisnis/Syaharuddin Umngelo

Bisnis.com, BANYUWANGI - PT Pertamina (Persero) MOR V Jatim Balinus menambah dua titik lokasi Pertamina Shop (Pertashop) di wilayah Banyuwangi seiring dengan meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) kawasan desa yang belum terjangkau layanan SPBU.

PIC Pertashop Banyuwangi, Andy Wahyudi mengatakan konsep awal program Pertashop adalah merambah wilayah dalam seperti daerah perdesaan yang belum terjangkau SPBU, sekaligus menambah income bagi warga desa.

“Untuk itu program Pertashop akan terus ditambah di setiap wilayah. Di Banyuwangi sendiri masih ada satu unit tepatnya di kawasan Desa Wisata Tamansari. Rencananya menambah dua unit lagi,” katanya kepada Tim Jelajah Wisata Jatim - Bisnis Indonesia, Selasa (1/12/2020).

Dia mengatakan dua unit Pertashop tambahan tersebut sudah terpasang di dua titik yakni wilayah Kecamatan Giri dan Srono Banyuwangi. Rencananya, dua unit Pertashop tersebut akan beroperasi pada akhir tahun ini.

Andy mengungkapkan selama ini konsumsi BBM melalui Pertashop cukup tinggi. Hanya saja lokasi Pertashop pertama di Tamansari merupakan daerah wisata yang cukup terdampak pandemi Covid-19 sehingga konsumsinya tidak banyak.

“Kapasitas tangki Pertashop di Tamansari ini sekitar 3.400 liter, dengan rata-rata konsumsi yang relatif kecil sekitar 100 - 150 liter/hari karena secara topografinya di Tamansari adalah jalur wisata yang terdampak Covid-19,” ujarnya.

Adapun Pertashop sendiri merupakan lembaga penyalur Pertamina berskala kecil, untuk melayani kebutuhan konsumen BBM yang tidak/belum terlayani oleh lembaga penyalur resmi SPBU. Apalagi masih ada 53 persen kecamatan di Indonesia yang belum terjangkau akses SPBU dengan menggunakan aset desa.

Selain BBM, Pertashop juga menyediakan produk unggulan Pertamina yang lain seperti LPG Bright Gas dan juga produk-produk pelumas. Diharapkan program ini dapat menggerakkan roda perekonomian daerah.

Tahun ini pun, Pertamina menargetkan memiliki Pertashop sebanyak 82 titik yang tersebar di Jatim Balinus. Titik suplai untuk Pertashop berasal dari Integrated Terminal (IT) Surabaya Group, IT Tanjung Wangi, Fuel Terminal Malang, Fuel Terminal Madiun, Fuel Terminal Tuban, dan Fuel Terminal Camplong.

Sementara saat tim Jelajah Wisata Jatim menyambangi Pertashop di Tamansari bertemu dengan pembeli menggendarai pikup pengangkut pekerja perkebunan. Kendaraan yang diisi pertamax ini langganan membeli bahan bakar di sana.

Selanjutnya ada pembeli pekerja kebun menggunakan kawasaki bebek empat langkah tahun 1990-an. Bodi motor untuk ke kebun itu tak lagi utuh, plastik bodi samping kiri dan kepala tempat lampu depan tidak ada. "Hampir tidak pernah," jawab Suharno saat ditanya apakah masih beli bensin di pedagang eceran.

Tamansari sendiri merupakan desa wisata, terdapat banyak perkebunan di sana, masuk dataran tinggi dan relatif dekat dengan Gunung Ijen.

Aktivitas di Pertashop Tamansari, Banyuwangi./Bisnis-Andik Susanto.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina jatim banyuwangi Jelajah Wisata Jatim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top