Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Level Baru Covid-19 di Surabaya pada September

Bila ditotal dari awal bulan sampai kemarin ada 980 kasus baru.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 14 September 2020  |  11:31 WIB
Polisi menghentikan pengendara yang tidak menggunakan masker saat Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/9/2020). Dalam operasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan tersebut masih ditemukan warga yang tidak memakai masker. - Antara/Didik Suhartono
Polisi menghentikan pengendara yang tidak menggunakan masker saat Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/9/2020). Dalam operasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan tersebut masih ditemukan warga yang tidak memakai masker. - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, SURABAYA - Kumulatif kasus Covid-19 di Kota Surabaya per Minggu (13/9/2020) sebanyak 13.118 orang, pasien sembuh 10.830 orang dan meninggal 988 orang.

Bila kasus kumulatif dikurangi sembuh dan meninggal ada 1.300 orang berstatus Covid-19 aktif.

Adapun bila diperbandingkan data kemarin dengan awal bulan, maka penambahan kasus positif harian berubah drastis. Pada 1 September kasus positif baru 105 orang, sedangkan 13 September kasus positif baru 59 orang.

Bila ditotal dari awal bulan sampai kemarin ada 980 kasus baru. Sehingga rata-rata harian kasus baru 75,3 orang terkonfirmasi terinfeksi corona di Kota Pahlawan. Sedangkan tingkat kematian rata-rata per hari akibat corona dialami 4,4 orang.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan kondisi pandemi Covid-19 saat ini belum pulih normal. Oleh karenanya, masyarakat bisa menahan diri tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting.

"Apalagi, jika keluar rumah itu hanya untuk keperluan nongkrong dan kumpul-kumpul tanpa menerapkan physical distancing," ujarnya dalam rilis Pemkot Surabaya.

Pemkot bersama jajaran Polri dan TNI melakukan rapid test massal di sejumlah titik di Kota Pahlawan, Sabtu (12/9/2020).

"Saya terpaksa lakukan seperti ini di tempat-tempat tertentu. Kita juga tidak tahu, kondisinya masih pandemi, memang tatanan new normal, tapi kemudian warga juga bergerombol, dan itu bahaya sekali," jelasnya.

Menurutnya warga harus bisa mencegah hal tersebut dengan mendisiplinkan diri. "Kita butuh kesadaran kolektif," tegasnya.

Polisi menghentikan seorang pengendara yang tidak menggunakan masker saat Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/9/2020)./Antara-Didik Suhartono

Adapun pergerakan harian kasus Covid-19 di Surabaya sbb:

Minggu, 13 September
Positif bertambah 59 orang.
Sembuh bertambah 65 orang.
Meninggal bertambah 3 orang.

Sabtu, 12 September
Positif bertambah 65 orang.
Sembuh bertambah 72 orang.
Meninggal bertambah 5 orang.

Jumat, 11 September
Positif bertambah 67 orang.
Sembuh bertambah 70 orang.
Meninggal bertambah 4 orang.

Kamis, 10 September
Positif bertambah 68 orang.
Sembuh bertambah 115 orang.
Meninggal bertambah 5 orang.

Rabu, 9 September
Positif bertambah 69 orang.
Sembuh bertambah 75 orang.
Meninggal bertambah 4 orang.

Selasa, 8 September
Positif bertambah 83 orang.
Sembuh bertambah 104 orang.
Meninggal bertambah 5 orang.

Senin, 7 September
Positif bertambah 85 orang.
Sembuh bertambah 100 orang.
Meninggal bertambah 5 orang.

Minggu, 6 September
Positif bertambah 64 orang.
Sembuh bertambah 105 orang.
Meninggal bertambah 4 orang.

Sabtu, 5 September
Positif bertambah 65 orang.
Sembuh bertambah 75 orang.
Meninggal bertambah 3 orang.

Jumat, 4 September
Positif bertambah 57 orang.
Sembuh bertambah 60 orang.
Meninggal bertambah 4 orang.

Kamis, 3 September
Positif bertambah 94 orang.
Sembuh bertambah 104 orang.
Meninggal bertambah 4 orang.

Rabu, 2 September
Positif bertambah 99 orang.
Sembuh bertambah 117 orang.
Meninggal bertambah 5 orang.

Selasa, 1 September
Positif bertambah 105 orang.
Sembuh bertambah 115 orang.
Meninggal bertambah 6 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya

Sumber : Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top