Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PDI Perjuangan Hadapi 8 Partai di Pilkada Surabaya

Pihaknya akan mengutamakan kader internal untuk diajukan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  05:46 WIB
Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono (dua kanan) menerima pengembalian formulir pendaftaran bakal cawali Surabaya dari Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana di Kantor DPC beberapa waktu lalu. - Antara
Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono (dua kanan) menerima pengembalian formulir pendaftaran bakal cawali Surabaya dari Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana di Kantor DPC beberapa waktu lalu. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya akan mengutamakan kader internal untuk diusung sebagai calon kepala daerah untuk maju di Pilkada Kota Surabaya 2020.

Hasto usai pembukaan Sekolah Cakada PDIP Gelombang II menuju Pilkada Serentak 2020 secara daring, di Jakarta, Rabu (26/8/2020), mengatakan nama calon yang akan diusung partai-nya di Pilkada Surabaya memang banyak dinanti.

Karena sebagai penguasa di Surabaya selama 20 tahun, di pilkada serentak tahun ini, PDIP ibarat dikepung. Delapan partai telah melabuhkan dukungan kepada Machfud Arifin.

Ia mengatakan pihaknya akan mengutamakan kader internal untuk diajukan.

"Terkait dengan kota Surabaya dalam perspektif ideal, partai terus mendorong kader internal-nya sebagai skala prioritas untuk dicalonkan dan itulah tujuan berpartai," ujarnya.

Partai politik bertujuan mendorong anggota kader yang telah dididik, telah mengikuti proses kaderisasi, telah melakukan penugasan partai, dan mereka teruji, kemudian dicalonkan di tempat-tempat yang strategis. "Jadi ada proses," imbuhnya.

Kendati demikian, Hasto menegaskan, Pilkada adalah pemilunya rakyat, maka partai akan mendengarkan dan melakukan dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat, turun ke masyarakat dan melakukan survei politik.

"Sehingga dari situlah kita tahu apa yang menjadi impian dari rakyat terhadap sosok pemimpin untuk kota Surabaya yang akan menggantikan Ibu Risma yang telah menjabat dua periode," papar Hasto.

Ia juga mengatakan bahwa yang akan diusung PDIP adalah perpaduan antara kader internal dan nonkader di Pilkada Kota Surabaya 2020.

"Yang pasti adalah perpaduan antara internal-eksternal atau eksternal-internal. Itu yang sudah kami lakukan dan keputusan sudah diambil dan tinggal menunggu momentum tepat untuk hal tersebut," ucap Hasto menegaskan.

Pilkada Kota Surabaya rencana-nya akan diumumkan pada Pengumuman Cakada PDIP gelombang IV. Sejumlah nama tengah digodok di DPP PDIP, yang menguat kini adalah wakil wali kota Whisnu Sakti Buana yang juga kader PDIP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya Pilkada 2020

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top