Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Petani Blitar Didorong Mengembangkan Pisang Cavendish

Pemerintah Kabupaten Blitar telah melakukan nota kesepahaman terkait kerja sama pengembangan budi daya hortikultura dengan PT. Nusantara Segar Abadi (NSA).
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  14:44 WIB
Bupati Blitar Rijanto (dua dari kiri) pada penanaman pisang cavendish di Desa Selopuro, Kec. Selopuro, Kab. Blitar. - Istimewa
Bupati Blitar Rijanto (dua dari kiri) pada penanaman pisang cavendish di Desa Selopuro, Kec. Selopuro, Kab. Blitar. - Istimewa

Bisnis.com, BLITAR — Pemkab Blitar mendorong petani untuk menanam pisang cavendish yang dinilai menguntungkan karena untuk memenuhi pasar ekspor.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan tanaman pisang berpotensi dikembangkan di daerah tersebut. Saat ini ada seluas 80 hektare di lahan Desa Selopuro Kecamatan Selopuro yang siap ditanami komoditas hortikultura tersebut.

“Nantinya bisa dikembangkan ke kecamatan lain di Kabupaten Blitar seperti Kecamatan Gandusari, Doko, Selorejo, dan Kesamben dengan target 150 hektare,” kata Rijanto di Blitar, Rabu (26/8/2020).

Agar dapat menembus pasar ekspor, kata dia, maka Pemkab Blitar bekerja sama dengan perusahaan pengekspor untuk melakukan pendampingan ke petani. PT. Nusantara Segar Abadi (NSA), perusahaan tersebut, juga melakukan pendampingan pada petani dalam budi daya tanaman pisang cavendish.

“Pemerintah Kabupaten Blitar telah melakukan nota kesepahaman terkait kerja sama pengembangan budi daya hortikultura dengan PT. Nusantara Segar Abadi (NSA) melalui penanaman perdana pisang cavendish yang berorientasi ekspor di Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Selasa (21/01/2020) lalu,” katanya.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, dalam kesempatan tersebut mengatakan kerja sama tersebut bertujuan membantu masyarakat petani Blitar menghasilkan pisang yang bagus untuk diekspor.

“Keuntungan ekspor sepenuhnya untuk petani. PT. NSA hanya mendampingi dan memfasilitasi. Karena kalau petani sendiri yang ekspor belum tentu ketemu marketnya, kedua logistik belum tentu sanggup untuk menanggungnya,” ujarnya.

Dia meyakinkan, di tangan PT NSA maka komoditas pisang memiliki jaminan pasar ekspor karena perusahaan tersebut mempunyai jaringan pemasaran di 65 negara.

Karena itulah, kerja sama merupakan kesempatan yang bagus untuk petani Blitar dalam menggeluti komoditas tanaman hortikultura tersebut. Apalagi pisang Blitar memiliki kualitas pisang yang jauh lebih baik dibanding daerah lain.(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blitar
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top