Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sepekan Covid-19 di Surabaya dan Langkah Risma Halau Corona

Kita semua turun untuk sosialisasi ini, supaya Surabaya bisa cepat terbebas dari pandemi.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  11:05 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat sosialisasi protokol kesehatan. - Twitter Pemkot Surabaya.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat sosialisasi protokol kesehatan. - Twitter Pemkot Surabaya.

Bisnis.com, SURABAYA - Kasus Covid-19 di Kota Surabaya masih fluktuatif, meski enam hari mencatatkan kesembuhan di atas positif, namun masih ada sehari ketika kasus positif di atas kesembuhan.

Secara harian, pergerakan kasus corona di Kota Pahlawan sebagai berikut:

Senin, (13/7/2020)
Konfirmasi bertambah 46 orang.
Sembuh bertambah 103 orang.
Meninggal bertambah 12 orang.

Selasa, (14/7/2020)
Konfirmasi bertambah 76 orang.
Sembuh bertambah 125 orang.
Meninggal bertambah 16 orang.

Rabu, (15/7/2020)
Konfirmasi bertambah 61 orang.
Sembuh bertambah 135 orang.
Meninggal bertambah 11 orang.

Kamis, (16/7/2020)
Konfirmasi bertambah 39 orang.
Sembuh bertambah 134 orang.
Meninggal bertambah 16 orang.

Jumat, (17/7/2020)
Konfirmasi bertambah 74 orang.
Sembuh bertambah 130 orang.
Meninggal bertambah 4 orang.

Sabtu, (18/7/2020)
Konfirmasi bertambah 81 orang.
Sembuh bertambah 132 orang.
Meninggal bertambah 11 orang.

Minggu, (19/7/2020)
Konfirmasi bertambah 99 orang.
Sembuh bertambah 48 orang.
Meninggal bertambah 9 orang.

Adapun kasus kumulatif Covid-19 di Kota Surabaya tercatat 7.685 orang. Dari jumlah itu, 2.712 orang (35,29 persen) dirawat, 4.284 orang (55,74 persen) sembuh dan 689 orang (8,97 orang) meninggal.

Dari jumlah orang yang dirawat, bila dirinci 1.477 orang (54,46 persen) isolasi rumah, 252 orang (9,29 persen) isolasi gedung dan 983 orang (36,25 persen) isolasi rumah sakit.

Aktivitas di Surabaya

Sementara dalam perkembangan lain, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus getol terjun ke masyarakat guna menekan kasus Covid-19. Risma keliling ke kampung-kapung, masuk gang, membawa toa dan mengimbau warga mematuhi protokol kesehatan.

Akun resmi Pemkot Surabaya dan Humas Kota Surabaya melaporkan kegiatan Wali Kota yang terjun ke masyarakat, Minggu (12/7/2020). Selanjutnya pada Senin (13/7/2020), jajaran pemerintah kota melaporkan pemeriksaan hewan kurban.

Kedua akun ini juga melaporkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu pejabat daerah setempat, Chandra Ratna Maria DE Rosario Oratmangun.

Selanjutnya, pada Selasa (14/7/2020), Humas melaporkan Risma sidak ke Pasar Kaputran dan mengimbau semua orang mengenakan masker. Dilakukan rapid test secara random pula.

"Angka kesembuhan secara umum juga terus meningkat lho, menyalip angka konfirmasi dalam perawatan," tulis akun Pemkot Surabaya.

Selanjutnya pada Rabu, (15/7/2020), diunggah soal langkah Pemkot Surabaya memastikan keamanan ibu hamil di tengah pandemi Covid-19. Pada hari yang sama, disosialisasikan Peraturan Wali Kota soal tatanan normal baru.

Aturan baru itu memuat salah satu ketentuan yang kontroverial yakni pekerja luar kota wajib menunjukkan hasil pemeriksaan rapid test dengan hasil nonreaktif atau swab dengan hasil negatif yang masih berlaku.

Selanjutnya pada Kamis (16/7/2020), diunggah pemicu mengapa Covid-19 bisa menyebar dengan cepat. Tiga alasan utama kolega berbicara tanpa masker, teman dekat berbicara tanpa masker, keluarga berbicara tanpa masker.

"Jangan lakukan kesalahan di atas. Selalu gunakan masker dengan baik. Selamatkan diri dan sekitar," tulis pamflet sosialisasi.

Adapun pada Jumat (17/7/2020), diunggah pedoman memilih hewan kurban. Beberapa cirinya antara lain, lidah berwarna merah muda, hidung lembab, tidak terdapat luka dsb.

Risma pada hari yang sama juga sidak di Jalan Tanjungsari. Mengecek langsung kepatuhan warga Kota Surabaya dalam mematuhi protokol kesehatan, terutama dala menggunakan masker.

Sabtu (18/7/2020) diunggah panduan memakai masker yang benar. Cara memakai hingga cara membersihkan masker setelah digunakan.

Wali Kota Risma kembali dilaporkan berkeliling sosialisasi pada Minggu (19/7/2020). "Kita semua turun untuk sosialisasi ini, supaya Surabaya bisa cepat terbebas dari pandemi," kata Risma.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top