Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Setiap Hari, Lebih dari 100 Pasien Covid-19 di Surabaya Dinyatakan Sembuh

Angka kesembuhan pasien terkait Covid-19 di Kota Surabaya secara rata-rata disebutkan berada di atas seratus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  15:13 WIB
Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya, Kamis (2/6/2020). - ANTARA/Humas Pemkot Surabaya
Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya, Kamis (2/6/2020). - ANTARA/Humas Pemkot Surabaya

Bisnis.com, SURABAYA - Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kota Surabaya dilaporkan terus bertambah.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya menyebut pasien yang sembuh di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur itu setiap harinya mencapai lebih dari 100 orang.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita, di Surabaya, Jumat (3/7/2020), mengatakan jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 2.737 orang.

"Setiap harinya pasien yang sembuh rata-rata lebih dari seratus orang, seperti halnya dalam satu hari kemarin (2/6) ada 194 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan atau isolasi mandiri di rumah, Asrama Haji maupun rawat inap di rumah sakit," kata Febria.

Menurut Febria, pasien yang sembuh tersebut lebih didominasi pasien dari rawat jalan yang jumlahnya mencapai 155 orang.

Febria menjelaskan, untuk pasien sembuh dari rumah sakit sebanyak 29 orang dengan perincian dari Rumah Sakit (RS) Premier dua orang, RS Menur dua orang, RS Adi Husada Kapasari satu orang, RSAL dua orang, RS William booth satu orang, RS Bhakti Dharma Husada (BDH) dua orang.

Selain itu, RS RKZ satu orang, RS Pura Raharja satu orang, RS Gotong Royong satu orang, RS Husada Utama empat orang, RS Siloam satu orang, RS Undaan Wetan tiga orang, RS National Hospital dua orang, serta RSUD dr Soewandhie satu orang.

"Sisanya ada yang dari RS PHC dan RSU Haji," ujar Febria.

Tidak hanya itu, lanjut Febria, untuk tamu atau pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) dari Asrama Haji mencapai 10 orang. "Mereka semua sudah menjalani test swab dengan hasil negatif dan langsung boleh pulang," katanya.

Sementara itu, hingga saat ini total kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) dari upaya tracing atau melacak sebanyak 4.437 orang. Mereka terdiri atas 4.026 yang sudah selesai dipantau atau sembuh dan kemudian sekitar 372 orang masih dalam pemantauan.

"Kemudian, perinciannya yang masih dalam pantauan adalah 346 orang rawat jalan dan 26 rawat inap. Lalu 39 orang meninggal,"kata Febria.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya ini menambahkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) jumlah kumulatifnya yakni 5.116.

Dari angka itu, 2.351 adalah pasien yang selesai dipantau. Sementara itu, saat ini ada 2.463 pasien masih terus diberikan intervensi.

"Terdiri atas 1.093 rawat inap rumah sakit, dan 1.370 rawat jalan isolasi mandiri di rumah," ujar Febria memerinci.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top