Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Empat Bulan Covid-19 di Surabaya, Meledak pada Mei, Begini Pergerakannya

Sudah empat bulan, Covid-19 berdiam diri di Kota Surabaya.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  13:07 WIB
Rapid test dan swab di halaman parkir Wisata Religi Sunan Ampel, Semampir, Kota Surabaya, Sabtu (6/6/2020). - Antara
Rapid test dan swab di halaman parkir Wisata Religi Sunan Ampel, Semampir, Kota Surabaya, Sabtu (6/6/2020). - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Sudah empat bulan, Covid-19 berdiam diri di Kota Surabaya. Data Pemkot Surabaya menyebutkan hingga 1 Juli ada 5.957 orang terinfeksi virus corona.

Dari jumlah itu, 5.859 orang dari Surabaya dan 98 orang orang luar Kota Pahlawan. Sebanyak 458 orang meninggal asal Surabaya dan 6 orang meninggal luar Surabaya.

Adapun terkonfirmasi Covid-19 dalam perawatan sebanyak 2.950 orang. Terkonfirmasi sembuh 2.513 orang asal Surabaya dan 30 orang sembuh luar Surabaya.

Pasien dalam pengawasan 5.083 orang dan 302 orang PDP meninggal. Sedangkan PDP dalam pengawasan 2.532 orang dan 2.249 orang PDP sembuh.

ODP dipantau sebanyak 382 orang. Sebanyak 4.005 orang selesai dipantau. Sedangkan kumulatif ODP sebanyak 4.426 orang dan ODP meninggal 39 orang.

Sementara merujuk data Pemprov Jatim, kasus Covid-19 di Surabaya meledak pada Mei. Saat itu, Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) dijalankan selama tiga periode. Setiap periode selama 14 hari. Namun pembatasan ini dihentikan pada awal Juni dengan permintaan kab/kota Surabaya Raya (Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo).

Berikut rekaman data pergerakan kasus Covid-19 di Kota Surabaya.

Maret (20-31/3/2020)

Kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 41 orang. Sebanyak 26 orang (63,41 persen, 13 orang (31,71 persen) sembuh dan 3 orang (4,88 persen) meninggal.

Sebanyak 7 orang (26,92 persen) dirawat di rumah dan 19 orang (73,08 persen) isolasi rumah sakit.

PDP sebanyak 73 orang. Sebanyak 55 orang (75,4 persen) dirawat, 15 orang (20,55 persen) sehat, dan 3 orang (4,11 persen) meninggal.

Sebanyak 9 orang (16,36 persen) PDP isolasi rumah dan 46 orang (83,64 persen) isolasi rumah sakit.

Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 237 orang. Sebanyak 155 orang (65,4 persen) dipantau dan 82 orang (34,6 persen) selesai dipantau.

Sebanyak 102 (65,58 persen) ODP isolasi rumah dan 53 orang (34,19 persen) isolasi rumah sakit.

April (sampai dengan 30/4/2020).

Sebanyak 438 orang terkonfirmasi positif. Sebanyak 300 orang (68,49 persen) dirawat, 81 orang (18,49 persen) sembuh dan 57 orang (13,01 persen) meninggal.

PDP terdata 1.129 orang. Sebanyak 745 orang (65,99 persen) dirawat, 382 orang (33,84 persen) sehat dan 2 orang (0,18 persen) meninggal.

PDP dalam isolasi rumah 312 orang (41,88 persen) dan 433 orang (58,12 persen) isolasi RS.

Orang dalam pemantauan 2.487 orang. Sebanyak 903 orang (36,31 persen) dipantau, 1.584 orang (63,69 persen) selesai dipantau.

Sebanyak 708 orang isolasi rumah dan 195 orang isolasi RS.

Mei (sampai dengan 31/5/2020)

Sebanyak 2.608 orang positif Covid-19. Sebanyak 2.142 orang (82,13 persen) dirawat, 223 orang (8,55 persen) sembuh dan 243 orang (9,32 persen) meninggal.

Dari total konfirmasi, 1.211 orang (56,54 persen) isolasi rumah, 54 orang (2,52 persen) isolasi gedung dan 877 orang (40,94 persen) isolasi rumah sakit.

Pasien dalam pengawasan sebanyak 3.038 orang. Sebanyak 1.932 orang (63,59 persen), 1.103 orang (36,31 persen) sehat dan 3 orang (0,1 persen) meninggal.

Sebanyak 732 orang (37,89 persen) PDP menjalani isolasi rumah dan 1.200 orang (62,11 persen) isolasi rumah sakit.

Adapun ODP sebanyak 3.704 orang. Sebanyak 545 orang dipantau (14,71 persen) dan 3.159 orang (85,29 persen) selesai dipantau.

ODP berdasarkan perawatan sebanyak 484 orang (88,81 persen) dan 61 ODP isolasi rumah sakit.

Juni (sampai dengan 30/6/2020).

Konfirmasi positif 5.815 orang. Sebanyak 2.936 orang (50,49 persen) dirawat, 2.425 orang (41,7 persen) sembuh dan 454 orang (7,81 persen) meninggal.

Konfirmasi berdasarkan perawatan, 1.790 orang (60,97 persen) isolasi rumah, 230 orang (7,83 persen) isolasi gedung dan 916 orang (31,2 persen) isolasi RS.

PDP dalam pengawasan 5.033 orang. Sebanyak 2.527 orang (50,21 persen), 2.204 orang (43,79 persen) PDP sehat dan 302 (6 persen) meninggal.

PDP berdasarkan perawatan 1.390 orang (PDP) isolasi rumah, 1.137 orang (44,99 persen) PDP isolasi RS.

Orang dalam pemantauan sebanyak 4.418 orang. Sebanyak 391 orang (8,85 persen) dipantau dan 3.988 orang (90,27 persen) selesai dipantau, 39 (ODP) meninggal.

ODR berdasarkan perawatan, 363 orang (92,84 persen) isolasi rumah dan 28 orang (7,16 persen) isolasi RS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top