Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gubernur Khofifah Bentuk Tim Khusus untuk Kendalikan Wabah Covid-19

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa siap membentuk tim khusus untuk pengendalian penyebaran virus corona atau COVID-19 di wilayah Surabaya Raya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  01:42 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa siap membentuk tim khusus untuk pengendalian penyebaran virus corona atau COVID-19 di wilayah Surabaya Raya, yang meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Gresik.

"Tim ini gabungan Forkopimda Jawa Timur dan Gugus Tugas Surabaya Raya yang dikoordinasi langsung oleh Pangkogabwilhan II," ujar Khofifah di Surabaya, Sabtu (27/6/2020).

Pembentukan tim juga bertujuan mengintensifkan koordinasi dalam sinergi, kolaborasi, dan evaluasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa pengendalian virus corona atau COVID-19 harus dikerjakan bersama-sama.

Selain itu, lanjut Khofifah, tim nantinya juga akan melakukan rencana aksi berdasarkan arahan Presiden Jokowi yang memberi target waktu selama dua pekan pengendalian penyebaran COVID-19 di wilayah Jatim, khususnya Surabaya Raya.

Rencana aksi antara lain memasifkan tes, pelacakan, isolasi hingga treatment dengan jumlah lebih banyak.

"Salah satunya yaitu dengan menerjunkan Tim Gabungan COVID-19 Hunter Dinas Kesehatan setempat, khususnya di klaster utama Surabaya Raya untuk melakukan tes dan pelacakan minimal 20 orang per kasus positif," ucap Khofifah.

Tidak itu saja, lanjut Gubernur Khofifah, beban rumah sakit juga harus dievaluasi dan relaksasi, yakni pasien ringan harus benar-benar dipisahkan, kemudian terapi harus selalu update dengan para pakar.

Sementara itu, saat ini mesin PCR yang ada di Jawa Timur kapasitas totalnya 2.250 tes per hari dan dalam seminggu tesnya mencapai 13.500 spesimen.

"Minggu depan rencananya akan dimaksimalkan lagi dengan tambahan mesin PCR serta reagen sesuai kebutuhan," kata orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Khofifah menambahkan, untuk meluaskan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat maka pihaknya melibatkan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, influenser dan pelaku usaha serta elemen strategis lainnya.

Terutama terkait pemakaian masker dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, ditambah sistem dukungan serta insentif yang perlu disediakan untuk industri masker maupun media supaya masyarakat terbiasa menggunakannya.

"Ini penting dilakukan karena riset membuktikan bahwa bila 60 persen populasi menggunakan masker kain maka Rate of Transmission (RT) bisa di bawah satu dan kurva bisa turun," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top