Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Semua Perusahaan di Jatim Siap Menerapkan New Normal

Ketidaksiapan industri tersebut sebagian besar soal sarana dan prasarana, serta dibutuhkan komitmen yang kuat.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 06 Juni 2020  |  06:41 WIB
Sejumlah buruh pabrik pulang kerja. - Antara/Fauzan
Sejumlah buruh pabrik pulang kerja. - Antara/Fauzan

Bisnis.com, SURABAYA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur menyebut tidak semua perusahaan di Jatim siap menerapkan new normal dengan menjalankan protokol Covid-19.

Kepala Disnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo mengungkapkan, ketidaksiapan industri tersebut sebagian besar soal sarana dan prasarana, serta dibutuhkan komitmen yang kuat.

"Kami telah melakukan pengecekan di lapangan, bagaimana kesiapan industri-industri menerapkan protokol kesehatan. Dari hasil pengecekan, ada industri yang siap dan ada yang tidak siap. Kalau soal uang perusahaan pasti ada, tapi ini soal komitmennya," jelasnya, Jumat (5/6/2020).

Dia mengatakan sebelum melaksanakan era new normal pemerintah perlu memastikan kesiapan dunia kerja. Perusahaan/pabrikan perlu menyiapkan sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, juga thermo gun, menyediakan masker.

"Jika jumlah pekerjanya banyak, maka harus setengahnya yang masuk, sebagian bekerja dari rumah," katanya.

Dia menambahkan, jika perusahaan sudah menyiapkan sarana dan prasarana tetap diperlukan kedisiplinan dari pekerja itu sendiri untuk menjaga kesehatan, mematuhi protokol pencegahan Covid-19 sehingga dibutuhkan upaya pendisiplinan dari perusahaan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top