Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov Jatim Intervensi Ekonomi UMKM Terimbas Covid-19

Sejak awal Jatim sudah mengantisipasi sektor perdagangan baik yang sifatnya UMKM nonpertanian sebanyak 2,7 juta UMKM.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 22 April 2020  |  02:05 WIB
Sejumlah perahu nelayan ditambatkan di sisi timur Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4/2020). Akibat pandemi virus Corona (Covid-19), suasana di kawasan itu sepi pengunjung. - Antara/Zabur Karuru
Sejumlah perahu nelayan ditambatkan di sisi timur Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4/2020). Akibat pandemi virus Corona (Covid-19), suasana di kawasan itu sepi pengunjung. - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengklaim pihaknya sudah memetakan dampak ekonomi akibat berkurangnya aktivitas masyarakat terutama dampak bagi UMKM ketika ada larangan mudik guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan sejak awal pihaknya sudah mengantisipasi sektor perdagangan baik yang sifatnya UMKM nonpertanian sebanyak 2,7 juta UMKM.

"Intervensi yang diberikan programnya bermacam-macam, sebagai contoh kita mendorong komoditas telur ayam yang kurang terserap akhirnya melalui perluasan marketingnya, komoditas ini menduduki peringkat kedua setelah gula penjualannya," jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, dalam intervensi tersebut bisa berupa bantuan langsung maupun pemberdayaan UMKM. Khusus bantuan sosial sendiri, kata Emil, saat ini Kementerian Sosial masih mengumpulkan data penerima bansos yang diperkirakan rampung pada 23 April 2020.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menambahkan para gubernur se Indonesia atau se-Jawa kerap melakukan koordinasi untuk memantau warga perantau baik dari Jatim yang ada di Jabar, atau sebaliknya.

"Kita terus koordinasikan supaya yang terdampak dapat stimulan dan bantalan sosial dari daerah karena ada orang Jatim tapi merantau di Jabar, mereka kan tidak masuk dalam daftar DTKS, nah kita akan maksimalkan untuk beri layanan juga buat warga luar Jatim yang ada di sini," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya jawa timur
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top