Dok Pantai Lamongan Merampungkan Kapal Tongkang Baru

Perusahaan galangan kapal Dok Pantai Lamongan menyelesaikan dan meluncurkan kapal tongkang Maritim Perkasa 3031 pesanan PT. Marindo Pacific, Selasa (7/1/2020).
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  17:09 WIB
Dok Pantai Lamongan Merampungkan Kapal Tongkang Baru
(Dari kiri ke kanan) M. Faiz Junaedi, Kepala Bappeda Pemkab Lamongan, Muhammad Idi dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Surabaya, Romeo Hasan Basri, Commercial Head PT. Dok Pantai Lamongan dan Muhammad Aziz, Ketua Bidang Kerjasama dan Promosi IPERINDO, Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia, berbincang, Selasa (7/1/2020) selepas peluncuran kapal tongkang Maritim Perkasa 3031, tampak di latar belakang. - Ist

Bisnis.com, LAMONGAN - Perusahaan galangan kapal Dok Pantai Lamongan menyelesaikan dan meluncurkan kapal tongkang Maritim Perkasa 3031 pesanan PT. Marindo Pacific, Selasa (7/1/2020).

Romeo Hasan Basri, Commercial Division Head PT. Dok Pantai Lamongan (DPL), mengatakan kapal yang dikerjakan selama empat bulan tersebut memiliki panjang (LOA) 91,50m (300 feet), lebar 24,40m (80 feet), tinggi 5,49m (18 feet). Luasan deck load 8 ton/m², serta berbobot mati 8.000 ton.

"Kapal ini satu dari empat kapal yang dipesan oleh PT Marindo Pacific, dan merupakan kapal kedua yang telah diluncurkan," jelasnya melalui rilis, Rabu (8/1/2020).

Peluncuran kapal di DPL juga bagian dari pengembangan industri maritim di Lamongan. Kepala Bappeda Pemkab Lamongan, M. Faiz Junaedi, mengatakan daerahnya sudah dikenal sebagai sentra maritim, dan diharapkan semakin berkembang dengan adanya industri galangan.

Pemda, kata dia, juga mendukung industri ini dengan kemudahan perizinan investasi. Selain itu Lamongan juga mengajukan diri sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) industri maritim. Langkah ini ditandai dengan kemudahan untuk persiapan membuka kawasan industri baru seluas 900 hektare.

Lamongan berharap ke depan akses tol yang akan menghubungkan Gresik dengan Tuban bisa menjangkau Lamongan. “Untuk alternatifnya apakah dari melalui jalur tengah atau jalur pantura. Saat ini masih dikaji oleh pemerintah pusat,” ujar Faiz.

Adapun di sisi sinergi industri, Pemkab Lamongan juga berharap dengan berkembangnya industri maritim juga diikuti dengan perkembangan SDM. Salah satunya bekerjasama dengan Pemprov Jatim untuk mengembangkan SMK Maritim. Adapula link & match PT. Dok Pantai Lamongan dengan SMKN 2 Lamongan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jawa timur, perkapalan, lamongan

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup