British Council Bantu Penataan Gelora Bung Tomo

Konsep perencanaan penataan kawasan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya, Jawa Timur, menjelang Piala Dunia U-20 mendapat bantuan dari British Council Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Desember 2019  |  14:15 WIB
British Council Bantu Penataan Gelora Bung Tomo
Suporter Persebaya (Bonek) menanam pohon di bagian depan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat mengikuti aksi bersih-bersih di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/11/2019). Kegiatan yang diikuti ratusan personel OPD dan suporter Persebaya (Bonek) tersebut untuk mempercantik Stadion Gelora Bung Tomo sekaligus dalam rangka persiapan pemilihan venue untuk Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, SURABAYA - Konsep perencanaan penataan kawasan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya, Jawa Timur, menjelang Piala Dunia U-20 mendapat bantuan dari British Council Indonesia.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi, di Surabaya, Minggu (1/12/2019), mengatakan pihaknya berharap selain konsep penataan kawasan GBT juga bisa membantu perbaikan fisik GBT.

British Council adalah organisasi internasional asal Inggris untuk hubungan budaya dan kesempatan pendidikan. British Council berkarya di Indonesia sejak tahun 1948. Setiap tahunnya telah menjangkau ribuan siswa, pendidik, pembuat kebijakan, akademisi, peneliti, wirausahawan serta talenta kreatif di Indonesia.

Eri memperkirakan, lelang pengerjaan perbaikan dan pembangunan sarana-prasarana di Stadion GBT dimulai awal Desember 2019. Sehingga, lanjut dia, setelah ada pemenang lelang, awal Januari 2020 sudah dilakukan pembangunan.

"Pekerjaannya sekitar 6-8 bulan, setelah itu perawatan. Masa pemeliharaan bangunan permanen kan setahun. Jadi, sampai penyelenggaraan Piala Dunia masih terawat," ujarnya.

Kepala Bidang Pembangunan Gedung, dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Iman Krestian sebelumnya mengatakan pembenahan di Stadion GBT dilakukan mulai dari rumput lapangan, kursi tribun, lampu, toliet, lift, ruang pers dan lainnya.

"Perubahan-perubahan yang dilakukan hanya penyesuaian saja. Kita targetkan selesai dalam waktu enam bulan karena pekerjaannya sebenarnya tidak begitu rumit," katanya.

Selain pembenahan di stadion kebanggaan Arek-Arek Suroboyo, GBT, Pemkot Surabaya juga membangun dua stadion pendukung di sekitar stadion. Iman Krestian mengatakan, agar proses perbaikan dan pembangunan berjalan seiring, pihaknya memisahkan jenis pekerjaan.

"Nanti ada pekerjaan yang sifatnya sangat teknis di GBT, kemudian ada yang arsitektural dengan menambah ornamen, serta sifatnya khusus ada lapangan latihan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya, piala dunia u-20

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup