Jatim Dorong Desa Wisata Kreatif dan Inovatif

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak akademisi muda khususnya yang bergerak di bidang pariwisata, bersama-sama pemerintah mewujudkan desa wisata yang kreatif dan inovatif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 November 2019  |  22:31 WIB
Jatim Dorong Desa Wisata Kreatif dan Inovatif
Desa Wisata Pujon Kidul di Kabupaten Malang, Jawa Timur. - Antara/Vicki Febrianto

Bisnis.com, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak akademisi muda khususnya yang bergerak di bidang pariwisata, bersama-sama pemerintah mewujudkan desa wisata yang kreatif dan inovatif.

"Dukungan akademisi muda akan membantu pemerintah mewujudkannya," ujarnya di sela-sela seminar nasional tentang pariwisata di Universitas Airlangga, Surabaya, Jatim, pada Sabtu (16/11/2019).

Menurut dia, keberadaan desa wisata harus berkelanjutan dan tak sekadar tren atau jargon semata. Berkelanjutan, kata Emil, harus ditekankan tak hanya soal pariwisatanya, tapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem alam di sekitarnya.

"Pasalnya, banyak desa wisata tersebut yang mengandalkan alam sebagai sorotan utama sehingga menjaga ekosistem alam patutnya tidak dikesampingkan," ucapnya.

Selain faktor alam, lanjutnya, faktor manusia menjadi yang kedua penentu kelanjutan desa wisata dan diperlukan komunikasi baik antara warga desa, pemerintah kabupaten/kota, hingga Pemerintah Provinsi.

"Apalagi keberadaan desa wisata diharapkan bisa menjadi roda penggerak perekonomian wilayah desa itu sendiri sekaligus mengubah paradigma potensi sebuah desa," kata Emil.

Mantan Bupati Trenggalek itu juga menjelaskan bahwa memperbarui sebuah desa menjadi desa wisata tidak semata-mata mengganti sebutan saja, namun diperlukan pemetaan merata karena setiap desa memiliki potensi tersendiri.

"Ada yang memang cocok untuk kawasan agrowisata, wisata pantai, atau bahkan wisata kulinernya," tuturnya.

Sementara itu, di hadapan para akademisi muda pariwisata, dirinya berharap agar muncul ide dan inovasi terbaru khususnya tempat wisata di Jatim, seiring dengan program Pemprov untuk meningkatkan Kawasan Lingkar Wilis.

"Yang terpenting adalah terbangun sebuah sinergi antardesa, seperti halnya di kawasan Lingkar Wilis, desa itu tidak berdiri sendiri, tapi satu paket," kata Emil.

Dengan terjalinnya sebuah koneksi antarwilayah, diharapkan bisa menjaga kelanjutan desa wisata, serta menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, DESA WISATA

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup