BI Jatim Targetkan Transaksi Fesyar 2019 Tembus Rp2,86 Triliun

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur dan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menargetkan gelaran Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 di Surabaya bisa memperoleh transaksi sekitar Rp2,86 triliun.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 01 November 2019  |  14:17 WIB
BI Jatim Targetkan Transaksi Fesyar 2019 Tembus Rp2,86 Triliun
Dari kanan-kiri, Kepala Divisi SP-PUR BI Jatim Abrar, Kepala BI Jatim Difi Ahmad Johansyah dan Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim Harmanta saat Media Gathering Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 di Surabaya, Kamis malam (31/10/2019). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur dan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menargetkan gelaran Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 di Surabaya bisa memperoleh transaksi sekitar Rp2,86 triliun.

Kepala BI Jatim Difi Ahmad Johansyah mengatakan target tersebut lebih tinggi dibandingkan pelaksanaan di sejumlah daerah lain seperti Sumatera yang mencapai Rp2,2 triliun, di Banjarmasin Kalimantan Timur mencapai Rp2,5 triliun.

"Nah kami di Surabaya mengharapkan bisa lebih dari Rp2,86 triliun dan 2.000 pengunjung/hari, mengingat Jawa Timur ini potensinya besar apalagi banyak pesantren, dan pelaku usaha syariah lainnya," katanya saat Media Gathering, Kamis (31/10/2019) malam.

Dia mengatakan gelaran Festyar 2019 yang akan berlangsung pada 6 - 9 November 2019 ini merupakan yang pertama kalinya di Jawa Timur, karena selama ini di Surabaya sudah menggelar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang saat ini sudah fokus digelar di Jakarta dengan skala internasional.

"Sedangan Fesyar ini akan lebih berbeda, kami mau memberdayakan perekonomian masyarakat dengan mendorong UMKM nya," katanya.

Untuk itu, lanjut Difi, dalam gelaran Fesyar 2019 ini Bank Indonesia akan menghadirkan forum-forum diskusi dan talkshow seputar usaha, dan ada business macthing antar pengusaha.

"Kita siapkan talkshow, dan kurator yan akan mengakurasi produk UMKM yang ingin ekspor, termasuk membantu mereka agar bisa melakukan proses sertifikasi halal," imbuhnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim, Harmanta menambahkan pada gelaran tahun lalu yakni ISEF 2018, BI juga telah berhasil membantu 100 UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal.

"Tahun lalu, ada 300 lebih UMKM yang mendaftar, tapi setelah kita seleksi dan terkumpul, yang berhasil lolos melewati uji sertifikasi halal ini ada 100 UMKM. Kami berharap, di gelaran Fesyar ini pun begitu," imbuhnya.

Kepala Divisi SP-PUR BI Jatim, Abrar menambahkan dalam Fesyar ini, Bank Indonesia juga akan intens mengenalkan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) kepada masyarakat Jatim, dan khususnya pengelola rumah-rumah ibadah semua agama.

"Kami akan mengintensifkan QRIS ini untuk rumah-rumah ibadah. Kami punya target enggak cuma satu agama, tapi semua ada Masjid, Gereja, Vihara, dan Pura akan kami ajak bergabung di Fesyar, sekaligus melibatkan 15 perbankan," jelasnya.

Adapun Fesyar 2019 yang akan berlangsung di Grand City Surabaya ini bakal menghadirkan forum bincang bersama tokoh muda muslim inspiratif, tutorial hijab dan make up, talkshow berkah bijak mengelola keuangan keluarga, demo masak halal dan lomba guyon ala santri.

Sementara di area expo, bakal ada pameran halal food, fesyen muslim dan halal lifestyle, cultural performance, live music arti nasional, dan Indonesia Islamic Art Museum.

Sejumlah artis yang akan mengisi sejumlah kegiatan di Fesyar 2019 ini seperti band Wali, Padi dan Gigi, serta artis lainnya Arie Untung, Adrian Maulana, Irgi A. Fahrezi, Zee Zee Shahab, Dewi Hughes, dan Ini Vindy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi syariah

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup