Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Libur Natal, 178.949 Penumpang ke Bali dari Ketapang

Sebanyak 178.949 penumpang telah diseberangkan dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi, Jawa Timur) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Jembrana, Bali) sejak Kamis (20/12) hingga Selasa (25/12) atau bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Desember 2018  |  17:34 WIB
Kendaraan memasuki kapal feri di Pelauhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (21/12/2018). PT Asdp Cabang Ketapang memprediksi, puncak arus penumpang yang akan menyeberang dari Jawa ke Pulau Bali pada libur Natal dan Tahun baru 2019, akan terjadi pada 23 desember 2018. - Antara/Budi Candra Setya
Kendaraan memasuki kapal feri di Pelauhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (21/12/2018). PT Asdp Cabang Ketapang memprediksi, puncak arus penumpang yang akan menyeberang dari Jawa ke Pulau Bali pada libur Natal dan Tahun baru 2019, akan terjadi pada 23 desember 2018. - Antara/Budi Candra Setya

Bisnis.com, BANYUWANGI – Sebanyak 178.949 penumpang telah diseberangkan dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi, Jawa Timur) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Jembrana, Bali) sejak Kamis (20/12) hingga Selasa (25/12) atau bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru.

"Jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk selama lima hari terakhir tercatat 178.949 orang dan mengalami kenaikan 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 170.458 orang," kata General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ketapang Kapten Solikin di Banyuwangi, Rabu (26/12/2018).

Kemudian kendaraan roda dua sejak Kamis (20/12) hingga Selasa (25/12) yang menyeberang sebanyak 11.273 unit atau turun 3% dari total kendaraan pada periode sama tahun lalu sebanyak 11.621 unit, sedangkan roda 4 atau lebih sebanyak 30.016 unit atau naik 11% dari total 27.073 unit pada periode sama tahun lalu.

"Kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang pada Selasa (25/12) pukul 08.00 WIB hingga Rabu (26/12) pukul 08.00 WIB tercatat sebanyak 32 kapal dengan perjalanan 273 trip, kemudian jumlah penumpang sebanyak 22.599 orang, kendaraan roda dua sebanyak 1.534 unit, dan kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 3.264 unit," katanya.

Sedangkan di Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 32 unit dengan jumlah perjalanan 267 trip yang mengangkut sebanyak 37.635 penumpang, 3.738 kendaraan roda dua, dan kendaraan roda empat atau lebih mencapai 4.682 unit.

"Berdasarkan data tersebut, jumlah penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Ketapang menuju ke Gilimanuk mengalami penurunan 23 persen untuk penumpang, kendaraan roda dua menurun 34 persen, dan kendaraan roda empat atau lebih menurun 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Hal tersebut berbeda dari Pelabuhan Gilimanuk menuju ke Ketapang yang mengalami peningkatan penumpang sebanyak 11%, kendaraan roda dua naik 48%, dan kendaraan roda empat atau lebih naik 5% dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

"Kondisi operasional serta pelayanan di Pelabuhan Ketapang saat ini terpantau ramai lancar, aman dan terkendali, sehingga seluruh penumpang dan kendaraan dapat terangkut dengan kapal yang sudah disiagakan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru," katanya.

PT ASDP Ketapang menyiagakan sebanyak 57 unit kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang bertepatan dengan liburan sekolah.

"Dari 57 unit kapal tersebut, sebanyak 32 kapal di antaranya akan dioperasikan baik di Pelabuhan Ketapang maupun di Pelabuhan Gilimanuk, sehingga diharapkan arus penyeberangan di Selat Bali berjalan lancar," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Libur Natal & Tahun Baru

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top