Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tuntut Jadi PNS, 46 SD di Pamekasan Disegel

Kegiatan belajar mengajar di 46 Sekolah Dasar negeri di Pamekasan, Jawa Timur pada Kamis (20/9/2018) terganggu akibat aksi penyegelan yang dilakukan oleh pemilik lahan yang ditempati sekolah itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 September 2018  |  09:24 WIB
Tuntut Jadi PNS, 46 SD di Pamekasan Disegel
Ilustrasi. - Bisnis.com/M Hilman
Bagikan

Bisnis.com, PAMEKASAN – Kegiatan belajar mengajar di 46 Sekolah Dasar negeri di Pamekasan, Jawa Timur pada Kamis (20/9/2018) terganggu akibat aksi penyegelan yang dilakukan oleh pemilik lahan yang ditempati sekolah itu.

Penyegelan dilakukan secara serentak, sejak sebelum pukul 07.00 WIB oleh masing-masing pemilik lahan.

"Aksi penyegelan ini terpaksa kami lalukan, karena kami dibohongi oleh pemerintah," kata Juhedi.

Juhedi merupakan tenaga honorer di SDN Palesanggar 4, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan yang menyegel sekolah itu.

Ia mengaku langkah itu dilakukan atas kesepakatan semua pemilik lahan yang ditempati sekolah.

Akibat aksi itu, para siswa terpaksa tidak bisa masuk ruang kelas dan kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Pamekasan Moh Tarsun mengaku telah mengetahui aksi itu.

Saat ini, ia telah memerintahkan masing-masing cabang dinas untuk segera menyelesaikan kasus tersebut.

"Dan saya juga akan memimpin langsung guna menyelesaikan permasalah ini," kata Tarsun.

Sebelumnya 46 orang pemilik lahan yang ditempati SDN di Pamekasan itu menuntut agar mereka diangkat menjadi PNS.

Mereka bersedia menghibahkan tanahnya untuk ditempati SDN karena ada kesepakatan dengan Pemkab Pamekasan akan diangkat menjadi PNS.

Namun, hingga saat ini, janji pemerintah tidak terealisasi, sehingga para pemilik lahan itu memutuskan diri untuk menyegel tanah yang ditempati sekolah itu.

Sebanyak 46 sekolah yang disegel pemilik lahan di Pamekasan, yakni SDN Rek-Kerek 4, SDN Bulangan Barat, SDN Sana Laok 2, SMPN 1 Pagantenan, SDN Palesanggar 1, SDN Tanjung 3, SDN Tanjung 1, SDN Plakpak 3, SDN Palesangger 2, SDN Tolanto Raja 5, SDN Pangereman 4, SDN Panaguan 1, SMPN 1 Pasean, SDN Panaan, SDN Bajang 1, SDN Bujur Timur 1, SDN Pakong 7, SDN Palesanggaer 3, SMAN 1 Waru, SDN Tebul Timur 3, SDN Tebul Barat, SDN Pasanggar 5, SDN Pasangger 2, SDN Bujur Timur 2.

Selain itu, SDN Pasangger 3, SDN Binsang 3, SDN Bujur Barat 2, SDN Bulangan Haji 1, SDN Sana Tengah 1, SDN Waru Timur 3, SDN Tebul Timur 3, SDN Batu Kalangan 1, SMPN Palengaan, SDN Ambender 4, SDN Dasok 1, SMP Satu Atap Plakpak, SDN Potoan Daya 2, SDN Ambender 2, SDN Plakpak 2, SDN Pasanggar 4, SDN Plakpak 6, SDN Rangperang Daya 3, SDN Plakpak 7, SDN Waru Barat 5, SDN Tagangser 4, dan SDN Batu Bintang 7.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sekolah dasar

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top