Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suami Istri Meninggal Berpelukan di Lapas Lumajang, Ini Racun Pembunuhnya

Pasangan suami istri, tahanan titipan Polres Lumajang bernama Rasit (30) bersama istrinya Fatimah (18) meninggal dunia dalam kondisi berpelukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lumajang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 September 2018  |  06:33 WIB
Racun sianida - actionnews.com
Racun sianida - actionnews.com

Bisnis.com, LUMAJANG - Pasangan suami istri, tahanan titipan Polres Lumajang bernama Rasit (30) bersama istrinya Fatimah (18) meninggal dunia dalam kondisi berpelukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lumajang, diduga akibat minum racun sianida.

"Kami melakukan jemput bola ke laboratorium forensik di Surabaya untuk mendapatkan hasil uji laboratorium dari bekas botol dan gelas yang ditemukan di lokasi, hasilnya terdapat kandungan zat racun sianida," kata Kasat Reskrim Kepolisian Resor Lumajang AKP Hasran, saat dihubungi di Lumajang, Kamis malam (7/9/2018).

Menurutnya, Polres Lumajang akan menyelidiki bagaimana racun sianida tersebut bisa masuk ke dalam Lapas Kelas II B Lumajang, padahal setiap pengunjung yang keluar masuk diperiksa petugas dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

"Fokus kami ingin menyelidiki hal itu kenapa bisa sampai terjadi di lapas. Pada pemeriksaan awal saat kejadian meninggal pasangan suami istri tersebut, sejumlah petugas sudah kami mintai keterangan," ujarnya pula.

Setelah hasil laboratorium forensik itu keluar, lanjut dia, Polres Lumajang akan melakukan pendalaman terkait dengan lolos racun sianida yang dibawa masuk pengunjung ke dalam Lapas Kelas II B Lumajang tersebut.

Ia mengatakan motif meninggal pasangan suami istri itu karena bunuh diri, dan diduga racun sianida itu sengaja dibawa oleh istrinya untuk diminum bersama-sama di dalam Lapas Lumajang berdasarkan cerita rekan korban.

"Korban Rasit sempat bercerita atau curhat kepada rekan tahanan lainnya di dalam satu kamar bahwa korban tidak ingin ditinggalkan oleh istrinya, sehingga dari sana diketahui bahwa korban sengaja bunuh diri," katanya pula.

Tahanan titipan Polsek Kota Lumajang Rasit meninggal dunia bersama istrinya Fatimah dalam kondisi berpelukan, saat istri dan ibunya Rasit (Burawi) berkunjung ke Lapas Lumajang untuk menjenguk korban pada 31 Agustus 2018.

Di areal kunjungan keluarga tahanan/narapidana, Rasit membawa satu botol air mineral dan meminta gelas plastik di kantin lapas, kemudian menuangkan air dari botol mineral ke gelas dan diminum secara bersama-sama dengan istrinya.

Tidak lama kemudian, keduanya kejang masih dalam posisi duduk berpelukan dan tiba-tiba merebahkan diri hingga dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke poliklinik di dalam Lapas Lumajang tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tahanan

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top