Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Swasembada Daging di Jatim, Begini Strategi Optimalisasi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Inseminasi Buatan (IB) untuk mendorong terciptanya swasembada daging.
Ilustrasi peternak merawat sapi.
Ilustrasi peternak merawat sapi.

Bisnis.com, SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Inseminasi Buatan (IB) untuk mendorong terciptanya swasembada daging di Jatim bahkan tingkat nasional.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, pada tahun lalu, Jatim berhasil mencapai akseptor (peserta) IB hewan ternak pada program sapi kerbau komoditas andalan negeri (Sikomandan) sebanyak 1.548.962 ekor atau 45 persen dari nasional di angka 3.432.328 ekor. 

Pada periode 1 Januari - 21 September 2023, sebanyak 1.001.786 ekor atau 45 persen dari nasional di angka 2.208.434 ekor. “Kita berharap dengan optimalisasi teknologi IB maka akan bisa mempertahankan posisi Jatim swasembada daging. Dan bisa terus mensuplai kebutuhan daging di wilayah Jatim dan di luar Provinsi Jatim,” katanya, Selasa (26/9/2023).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat, jumlah populasi sapi potong di Jatim per 2022 mencapai 5.070.240 ekor. Jumlah ini merupakan tertinggi nasional. Demikian juga untuk sapi perah Jatim 2022 sebanyak 314.385 ekor dan juga tertinggi nasional.

Khofifah mengatakan atas capaian tersebut, Pemprov Jatim pun menerima empat penghargaan dari Kementan di antaranya peringkat I Dinas Provinsi dengan akseptor IB Sikomandan terbanyak 2023, peringkat I provinsi pendukung kegiatan transfer embrio terbaik kategori wilayah maju, peringkat I provinsi dengan tingkat vaksinasi PMK terbaik nasional, dan harapan II provinsi dengan capaian kinerja terbaik penandaan dan pendataan ternak.

“Ini menjadi penyemangat seluruh jajaran Pemprov Jatim, sekaligus menjadi bukti kalau peternakan kita unggul. Terima kasih kepada tim Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari, seluruh petugas pemeriksa kebuntingan, petugas IB, dan tentunya para peternak sapi di Jatim,” imbuhnya.

Sementara untuk data capaian vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jatim selama 2022 - 2023 di Jatim sebanyak 7.394.614 dosis. Jumlah ini berkontribusi 39 persen dari total vaksinasi PMK nasional yaitu 19.554.202 dosis, dan vaksinasi di Jatim merupakan tertinggi di Indonesia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper