Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

134 Gardu Induk Distribusi Kembali Beroperasi Pasca Banjir Lumajang

Sedikitnya ada 134 gardu induk distribusi yang terdampak banjir di Lumajang telah beroperasi kembali setelah PT PLN (Persero).
Petugas PLN Jatim melakukan pemulihan jaringan listrik pasca banjir Lumajang./Dok. PLN Jatim
Petugas PLN Jatim melakukan pemulihan jaringan listrik pasca banjir Lumajang./Dok. PLN Jatim

Bisnis.com, SURABAYA - Sedikitnya ada 134 gardu induk distribusi yang terdampak banjir di Lumajang telah beroperasi kembali setelah PT PLN (Persero) melakukan 100 pemulihan jaringan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim, Lasiran mengatakan jaringan listrik yang terdampak banjir Bandang di Desa Tumpeng, Kecamatan Candipro, Kabupaten Lumajang ini telah dipulihkan dengan melibatkan 78 personel gabungan.

“Alhamdulillah pemulihan yang dilakukan lebih cepat dari perkiraan, berkat kolaborasi dan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur, Forkopimda Lumajang hingga masyarakat,” ujarnya dikutip dalam rilis, Senin (10/7/2023).

Dia mengatakan, selama ini 134 gardu distribusi tersebut menyuplai listrik untuk 34.783 pelanggan di Desa Sidomulyo, Desa Pronojiwo, Desa Supiturang, Desa Sumberurip, Desa Taman Ayu, Desa Oro-oro Ombo, Desa Kaliuling, Desa Purorejo, Desa Tempurejo, Desa Tempursari, Desa Pundungsari, Desa Bulurejo, Desa Sidomukti, Desa Tegalrejo, Dusun Licin terdampak.

Bencana banjir yang terjadi tersebut telah berdampak pada 6 buah tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di Desa Tumpeng yang hanyut dan patah, serta menyebabkan gangguan di 134 gardu induk.

Lasiran menambahkan, selain melakukan pemulihan, PLN juga turut menggulirkan bantuan makanan, pakaian, kasur lipat, kebutuhan bayi hingga peralatan mandi di dua lokasi pengungsian Desa Tumpeng dan Desa Jarit.

"Kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada dan melaporkan potensi bahaya kelistrikan pasca banjir bandang, agar dipastikan instalasi di rumah kering dan aman untuk dinyalakan kembali,” imbuhnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper