Transaksi IIMS Surabaya 2023 Ditarget Rp230 Miliar

Pasar otomotif di Jawa Timur tahun ini diyakini masih sangat potensial untuk terus digarap para pelaku industri.
Suasana area pameran IIMS Surabaya di Grand City Surabaya, Rabu (31/5/2023)./Bisnis-Peni Widarti
Suasana area pameran IIMS Surabaya di Grand City Surabaya, Rabu (31/5/2023)./Bisnis-Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Pasar otomotif di Jawa Timur tahun ini diyakini masih sangat potensial untuk terus digarap para pelaku industri, salah satunya melalui ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di Surabaya.

Daswar Marpaung, Presiden Direktur PT Dyandra Prommosindo, selaku penyelenggara pameran IIMS di Grand City Surabaya mengatakan pameran otomotif ini merupakan penghubung antara agen pemegang merek (APM) dengan konsumen.

“Kami meyakini pameran seperti ini akan membawa keuntungan bagi pecinta otomotif dan juga APM, sekaligus membantu mendongkrak perekonomian, khususnya di Jatim,” katanya dalam pembukaan IIMS Surabaya 2023, Rabu (31/5/2023).

Adapun dalam gelaran IIMS Surabaya yang berlangsung ulai 31 Mei - 4 Juni 2023 ini menghadirkan sejumlah merek kendaraan roda empat, dan roda dua, serta sejumlah kendaraan listrik. Selama pameran diharapkan ada transaksi penjualan mencapai Rp230 miliar, atau meningkat 16 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yakni Rp150 miliar. Sedangkan jumlah pengunjung ditargetkan bisa tumbuh 15 persen.

Asisten 1 Pemprov Jatim, Benny Sampirwanto mengatakan sektor otomotif memiliki multiplier effect karena di dalamnya terdapat rantai pasok panjang mulai dari sektor usaha terkecil sampai yang besar.

“Industri otomotif merupakan industri strategis nasional, bahkan PDB nasional dari sektor ini mengalami kenaikan 10,67 persen pada tahun lalu. Hal ini juga karena adanya stimulus dari pemerintah berupa insentif diskon seperti PPnBM,” jelasnya.

Benny menambahkan, dari catatan Gaikindo penjualan mobil di Indonesia telah bangkit pasca pandemi dengan capaian penjualan kendaraan roda empat sebanyak 1,013 juta unit atau naik 14,8 persen. Sedangkan penjualan sepeda motor mencapai 5,22 juta unit atau naik 3,8 persen.

Di Jatim sendiri terdapat sejumlah industri pendukung otomotif yang juga berkontribusi menggerakkan perekonomian, yakni tercatat sebanyak 61 industri besar, 36 industri karoseri, 137 unit perbengkelan roda empat, dan 386 unit perbengkelan roda dua.

“Untuk itu, Pemprov Jatim berharap gelaran IIMS bisa mendorong pertumbuhan ekonomi jatim dan akan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan dan perkembangan ekonomi masyarakat Jatim,” imbuhnya.

Di sela-sela pameran, Head of Brand and Digital Marketing United Motors Center (UMC), Yunita Christanti mengatakan selama pameran IIMS Surabaya, UMC menargetkan penjualan mobil Suzuki bisa mencapai 100 unit, dan secara khusus target penjualan Suzuki Grand Vitara mencapai 25 unit.

“Suzuki Grand Vitara yang baru diluncurkan Februari lalu ini, untuk pertama kalinya hadir di IIMS Surabaya, sehingga pengunjung pameran bisa test drive untuk merasakan pengalaman berkendara yang berbeda,” ujarnya.

Yunita menambahkan, Grand Vitara diyakini sebagai city cruiser yang dapat meningkatkan eksklusivitas dan gengsi penggunanya. Suzuki Grand Vitara ini dibanderol dengan harga OTR Jatim mulai Rp372 jutaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper