Gojek Perluas Operasional di Blitar dan Tulungagung

Gojek, platform on-demand (GoRide, GoCar, GoFood, GoSend) memperluas layanan di Jawa Timur dengan menambah wilayah operasional.
Pengemudi ojek online (ojol) menunjukan logo GoTo di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pengemudi ojek online (ojol) menunjukan logo GoTo di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, SURABAYA - Gojek, platform on-demand (GoRide, GoCar, GoFood, GoSend) memperluas layanan di Jawa Timur dengan menambah wilayah operasional di Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar.

VP Gojek East Java, Bali, Nusa Tenggara, Jeffry Johannes mengatakan kehadiran Gojek di kedua kota tersebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui teknologi serta ekosistem yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya.

“Blitar dan Tulungagung ini memiliki pertumbuhan ekonomi dan potensi yang luar biasa. Kami percaya kehadiran layanan Gojek dapat ikut memberi kontribusi positif bagi perekonomian setempat,” ujarnya, Selasa (28/2/2023).

Menurutnya, layanan GoRide dan GoCar dapat mendukung produktivitas masyarakat serta menjadi pelengkap bagi moda transportasi lain di Blitar dan Tulungagung. Begitu juga dengan GoFood dan GoSend yang telah teruji sebagai layanan yang banyak diandalkan masyarakat.

“Untuk GoFood, di Tulungagung sudah ada sebanyak 94 merchant yang bergabung dan sebanyak 80 merchant di antaranya merupakan skala UMKM. Sedangkan di Blitar sudah ada 91 merchant, yang mana 81 merchant berskala UMKM,” ujar Jeffry.

Dia menambahkan, setelah Blitar dan Tulungagung, rencananya Gojek akan memperluas lagi jangkauan pasar di Kabupaten Ngawi pada 9 Maret mendatang. 

Penambahan 3 kota tersebut telah menambah area operasional Gojek di Jatim yang saat ini sudah ada di Surabaya, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Probolinggo, Lumajang, Malang, Pasuruan, Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Kediri, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Magetan, Madiun, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Berdasarkan survei yang dilakukan The institute for Development of Economics and Finance (INDEF) pada 2022 tentang Industri dan Persepsi Konsumen Jasa Transportasi dan Logistik Online. Gojek menjadi penyedia jasa layanan on demand yang paling banyak digunakan oleh pengguna transportasi online (82 persen dari responden) dan pengguna logistik online (64 persen dari responden). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper