Harga Cabai Rawit di Malang Mulai Turun

Untuk cabai rawit, turun dari Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu per kilogram.
Pedagang cabai melayani pembeli./Bisnis-Eusebio Chysnamurti
Pedagang cabai melayani pembeli./Bisnis-Eusebio Chysnamurti

Bisnis.com, MALANG - Menjelang bulan Ramadan pada akhir Maret 2023, harga bahan kebutuhan pokok penting di wilayah Kota Malang, Jawa Timur relatif terkendali dimana sejumlah komoditas mengalami penurunan harga.

Salah satu pedagang di Pasar Besar Kota Malang Agus Salam (48), di Kota Malang, Senin mengatakan bahwa ada sejumlah barang kebutuhan pokok penting yang mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit dan cabai merah.

"Untuk cabai rawit, turun dari Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu per kilogram. Saat ini pasar juga sudah mulai ramai pembeli," kata Agus.

Agus menjelaskan, komoditas lain yang pada akhir Februari 2023 mengalami penurunan harga diantaranya adalah cabai rawit hijau dari sebelumnya Rp55.000 menjadi Rp48.000 per kilogram, bawang merah dari Rp48.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Selain itu, lanjutnya, cabai merah besar yang sebelumnya berada pada kisaran Rp40.000 per kilogram, turun menjadi Rp35.000 per kilogram. Meskipun mengalami penurunan, namun hasil panen para petani tidak terlalu bagus.

"Cabai merah besar memang agak sulit, tapi harganya turun. Barangnya juga tidak terlalu bagus," ujarnya.

Ia menambahkan, sementara untuk komoditas bawang putih tercatat mengalami sedikit kenaikan dari Rp25.000 per kilogram menjadi Rp30.000 per kilogram. Beberapa waktu lalu, pasokan bawang putih juga sempat berkurang.

"Pengiriman sempat sulit, dan barangnya kecil-kecil, jelek. Namun saat ini sudah bagus-bagus lagi," katanya.

Sementara itu, pedagang lain di Pasar Besar Kota Malang Avi Riskia mengatakan bahwa harga telur ayam saat ini mengalami penurunan dari Rp27.000 per kilogram menjadi Rp25.000 per kilogram.

Komoditas lain seperti minyak goreng, lanjutnya, saat ini harganya masih stabil karena pasokan terjaga. Ketersediaan minyak goreng Minyakita juga tersedia meskipun pasokan tidak terlalu banyak. Untuk mendapatkan pasokan Minyakita, harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

"Minyak goreng premium sedikit naik, untuk Minyakita masih menunggu pasokan, tapi barangnya ada. Menjelang Ramadan ini harga masih relatif stabil," katanya.

Ia menambahkan, untuk harga komoditas beras premium saat ini juga relatif terkendali dengan harga Rp63.000 per lima kilogram. Ia mengakui untuk harga beras memang sudah mengalami kenaikan sejak beberapa waktu lalu.

"Untuk saat ini, beras Bulog banyak yang mencari, permintaan banyak. Kualitas beras Bulog juga bagus dan harganya murah. Saya berharap pasokan beras Bulog bisa ditambah," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Antara, untuk harga komoditas daging sapi juga terkendali dan tidak mengalami kenaikan harga. Untuk harga daging sapi kualitas bagus Rp130.000 per kilogram, kualitas menengah Rp125.000 per kilogram dan kualitas bawah Rp120.000 per kilogram.

Sementara untuk harga daging ayam, sedikit mengalami kenaikan menjelang datangnya bulan Ramadan. Tercatat, harga daging ayam mulai merangkak naik perlahan dari sebelumnya Rp30.000 per kilogram, menjadi Rp32.000 per kilogram dalam satu minggu terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler