Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Inflasi November di Jatim Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Telur Ayam

Andil inflasi terjadi pada kelompok makanan, minuman, tembakau, pakaian, alas kaki, perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga dan transportasi.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 04 Desember 2022  |  09:55 WIB
Inflasi November di Jatim Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Telur Ayam
Pekerja menunjukkan tembakau. - Antara/Irwansyah Putra
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat tren inflasi Jatim pada November 2022 mencapai 6,62 persen (yoy) yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan telur ayam ras.

Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan inflasi Jatim pada November ini terjadi seluruh 8 kota dengan Indeks Harga Konsumen (IHK). Inflasi tertinggi terjadi di Jember 0,81 persen dan terendah di Malang 0,12 persen. 

“Andil inflasi terjadi pada kelompok makanan, minuman, tembakau, pakaian, alas kaki, perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga dan transportasi yang rata-rata mengalami kenaikan harga karena dampak kenaikan BBM,” jelasnya dikutip dalam paparan BRS di channel YouTube, Kamis (1/12/2022).

Adapun sejumlah komoditas utama yang menyumbang inflasi November (yoy) di antaranya adalah bensin yang mengalami perubahan harga naik 33,62 persen, disusul angkutan udara 22,13 persen, beras 5,66 persen, akademi/perguruan tinggi 7 persen, mobil 7,94 persen, sekolah dasar 13,05 persen, rokok kretek filter 11,20 persen, telur ayam ras 20,40 persen, kontrakan rumah 2,28 persen, dan kue kering berminyak 29,10 persen.

Sedangkan komoditas yang menahan laju inflasi atau disebut penyumbang deflasi yakni biaya administrasi transfer uang -34,28 persen, jagung manis -6,96 persen, brokoli -27,20 persen, bawang putih -2,63 persen, tisu -1,77 persen, kelapa -2,66 persen, udang basah -1 persen, buku pelajaran SD -2,16 persen, dan kol putih/kubis -15,17 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi jatim malang
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top