Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Surabaya Gelontorkan Rp8,9 Miliar Bantuan Tunai BBM untuk Pegemudi

Pemberian bantuan BLT BBM ini diberikan kepada para pengemudi guna membantu menangani dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM hingga harga pangan pokok.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Oktober 2022  |  19:38 WIB
Surabaya Gelontorkan Rp8,9 Miliar Bantuan Tunai BBM untuk Pegemudi
Penyerahan BLT BBM untuk pengemudi Surabaya. - Dok. Pemkot Surabaya
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya menggelontorkan anggaran Rp8,9 miliar untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada 22.327 orang pengemudi di Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pemberian bantuan BLT BBM ini diberikan kepada para pengemudi guna membantu menangani dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM bulan lalu hingga harga pangan pokok.

"Bantuan BLT BBM ini diberikan selama dua bulan, dengan nominal Rp200.000/bulan/orang. Jadi total yang kita bagikan adalah Rp400.000/orang,” katanya, Senin (24/10/2022).

Dia menjelaskan, bantuan ini berasal dari alokasi belanja wajib sebesar 2 persen yang bersumber dari Dana Transfer Umum (DTU). Selain memberi bantuan, Pemkot juga memberikan keterampilan menjahit atau e-Peken kepada para istri maupun keluarga pengemudi.

“Untuk menaikkan pendapatan, istrinya bisa saya latih. Sehingga ketika pendapatannya naik, secara otomatis daya belinya tinggi. Sehingga harapan saya mereka keluar dari masyarakat miskin,” katanya.

Menurutnya, memang BLT BBM sebesar Rp200.000/bulan belum dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, Pemkot Surabaya juga concern terhadap peningkatan pendapatan keluarga pengemudi.

"Saya berharap pada November 2022 ini pendapatan dari 22.327 driver ini bisa diketahui jumlahnya berapa, ini akan didata. Kalau ternyata perlu ditambah, maka istrinya bisa dilatih, diberikan pekerjaan. Karena saya berharap pendapatan keluarga itu bisa Rp4 juta-Rp6 juta/bulan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru menjelaskan, pemberian BLT BBM ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022.

“BLT BBM diberikan kepada 22.327 orang pengemudi yang ber-KTP dan domisili di Kota Surabaya. Ribuan penerima bantuan itu adalah pengemudi angkutan perkotaan, pengemudi angkutan online, pengemudi bus kota swasta dan pengemudi taksi,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blt bansos surabaya jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top